SUARA CIREBON – DPRD Kabupaten Cirebon menyoroti arah program dan alokasi anggaran dalam pembahasan Raperda Perubahan APBD Kabupaten Cirebon Tahun Anggaran 2026. Perhatian diarahkan pada ketepatan program infrastruktur, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penyaluran bantuan sosial (bansos).
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia mengatakan program infrastruktur dalam Perubahan APBD 2026 perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar anggaran yang dialokasikan memberikan manfaat.
“Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan Perubahan APBD 2026, agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujar Sophi, Jumat (25/9/2026).
Selain infrastruktur, DPRD mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan PAD dengan menggali dan meningkatkan potensi pendapatan daerah.
“Selain infrastruktur, DPRD juga mendorong optimalisasi PAD dengan menggali dan meningkatkan sejumlah potensi pendapatan daerah sehingga dapat mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik,” katanya.
Sophi juga menyoroti anggaran bantuan sosial dalam Perubahan APBD 2026 yang mengalami kenaikan dari Rp11,9 miliar menjadi Rp12,35 miliar.
Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut perlu diikuti dengan data penerima yang akurat agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.
“Agar bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sekaligus meminimalkan potensi ketidaktepatan sasaran,” ujarnya.
Sophi mengatakan, sejumlah poin tersebut menjadi bagian dari pembahasan DPRD untuk memastikan Perubahan APBD 2026 dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat serta mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Cirebon.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















