SUARA CIREBON – Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon baru merealisasikan sekitar 1.200 sambungan pelanggan baru hingga Oktober 2026. Capaian tersebut masih terpaut 600 sambungan dari target tahunan sebanyak 1.800 pelanggan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.
Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Irfan Rahmayadi, mengatakan, target penambahan pelanggan berlaku untuk seluruh delapan cabang pelayanan. Perusahaan masih berupaya mengejar kekurangan target hingga akhir tahun.
“Untuk tahun ini berdasarkan RKAP 2026, kita menargetkan adanya pemasangan swadaya baru atau sambungan baru pelanggan itu sekitar 1.800 pelanggan untuk satu tahun, untuk semua cabang, jadi delapan cabang pelayanan,” ujar Irfan, Selasa (13/10/2026).
Hingga saat ini, jumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Jati secara keseluruhan mencapai sekitar 41.900 pelanggan. Untuk meningkatkan jumlah tersebut, perusahaan melakukan pendataan dan pemetaan kawasan potensial, terutama perumahan baru yang membutuhkan layanan air bersih.
Salah satu upaya dilakukan di Perumahan Skyview, wilayah pelayanan Cabang Beber. Sekitar 100 calon pelanggan di kawasan tersebut telah diproses untuk menjadi pelanggan baru.
“Upaya-upaya yang sudah kita lakukan jelas pendataan, terutama di beberapa kawasan perumahan baru yang memang membutuhkan pelayanan air bersih dari kita,” katanya.
Meski demikian, penambahan pelanggan masih menghadapi kendala keterbatasan jaringan perpipaan. Sejumlah kawasan perumahan berada cukup jauh dari jaringan yang sudah tersedia sehingga membutuhkan pembangunan pipa tambahan, yang berdampak pada kebutuhan biaya dan perencanaan.
“Kadang-kadang letak lokasi perumahannya itu jauh dari jaringan kita sehingga memerlukan tambahan perpipaan yang lumayan. Jadi, sering kali yang menjadi hambatan adalah cakupan area kita,” ungkapnya.
Saat ini, cakupan pelayanan air minum Perumda Air Minum Tirta Jati baru sekitar 13–14 persen dari total 40 kecamatan di Kabupaten Cirebon. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang perluasan layanan, sekaligus menjadi tantangan bagi perusahaan untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani jaringan perpipaan.
Dari delapan cabang pelayanan, Cabang Arjawinangun tercatat memiliki pelanggan terbanyak, yakni hampir 10.000 pelanggan. Wilayah pelayanannya mencakup Kecamatan Arjawinangun dan sebagian besar wilayah Kecamatan Panguragan.
Untuk mendekati target tahunan, perusahaan akan mengoptimalkan penambahan sambungan baru melalui seluruh cabang. Pendataan kawasan potensial dan penjajakan kerja sama dengan pengembang perumahan juga menjadi bagian dari strategi perluasan pelanggan.
Dengan kekurangan sekitar 600 sambungan, pencapaian target RKAP 2026 akan bergantung pada percepatan pemasangan baru serta kemampuan perusahaan mengatasi kendala jaringan perpipaan.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















