SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon mengusulkan revitalisasi Situ Sedong, normalisasi jaringan irigasi, dan pembangunan waduk baru di Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong, untuk mendapat dukungan anggaran pemerintah pusat pada 2027. Tiga program tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketersediaan air bagi pertanian sekaligus mengembangkan potensi wisata di wilayah Cirebon Timur.
Bupati Cirebon, H. Imron, mendorong agar potensi Situ Sedong dioptimalkan melalui revitalisasi. Selain itu, normalisasi saluran irigasi dan pembangunan waduk baru juga diharapkan dapat mendukung keberlanjutan sektor pertanian di kawasan tersebut.
Menurut Imron, rencana pengembangan itu mengemuka setelah Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima kunjungan dua putra daerah, yakni mantan Danjen Kopassus Letjen TNI (Purn.) Madsuni asal Kecamatan Sedong dan Brigjen TNI (Purn.) Yayan Suryana asal Kecamatan Lemahabang.
Kedua purnawirawan TNI tersebut menyampaikan gagasan pengembangan potensi wisata dan peningkatan sektor pertanian di wilayah Cirebon Timur. Pemerintah daerah berharap komunikasi dengan pemerintah pusat dapat membantu mendorong realisasi kebutuhan infrastruktur tersebut.
“Dua purnawirawan TNI ini kan orang Sedong. Jadi, nanti beliau akan mengusahakan Sedong dijadikan destinasi wisata. Ya, mudah-mudahan pertanian di sana akan dibantu, mudah-mudahan,” ujar Imron, Rabu (14/10/2026).
Sementara itu, Camat Sedong, Ahmad Sifaa, menjelaskan, pemerintah daerah tengah mematangkan tiga usulan pembangunan infrastruktur pengairan yang diharapkan dapat dipertimbangkan dalam APBN 2027.
Ketiga usulan tersebut meliputi revitalisasi Situ Sedong, normalisasi jaringan irigasi Bendungan Cihaul hingga Cimanis dan Tangkolo, serta pembangunan waduk baru di Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong.
Ahmad mengatakan, revitalisasi Situ Sedong diperlukan untuk mengoptimalkan daya tampung air yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Peningkatan kapasitas tampungan diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bagi pertanian, terutama ketika musim kemarau.
“Revitalisasi Situ Sedong diperlukan agar daya tampung airnya bisa lebih optimal. Harapannya, ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian dapat terjaga dan petani tidak terlalu bergantung pada kondisi cuaca,” ujar Ahmad.
Selain revitalisasi situ, normalisasi jaringan irigasi juga dibutuhkan untuk memperlancar distribusi air ke lahan pertanian. Penanganan jaringan irigasi Bendungan Cihaul, Cimanis, hingga Tangkolo diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan.
Adapun pembangunan waduk baru di Desa Winduhaji diharapkan menambah cadangan air untuk lahan pertanian di Kecamatan Sedong dan wilayah sekitarnya, termasuk Susukan Lebak, Lemahabang, Karangwareng, dan Karangsembung.
“Rencana pembangunan waduk di Winduhaji ini diharapkan dapat menambah pasokan air untuk pertanian. Dengan begitu, kebutuhan pengairan di sejumlah wilayah bisa lebih terpenuhi dan produktivitas pertanian dapat ditingkatkan,” jelasnya.
Ahmad mengakui, kebutuhan anggaran untuk ketiga program tersebut belum dapat dipastikan. Pasalnya, perencanaan teknis dan pelaksanaan pembangunan berada dalam kewenangan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan pengelolaan wilayah sungai terkait berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung.
“Untuk besaran anggarannya belum bisa kami hitung secara pasti karena pemerintah kabupaten dalam hal ini sebagai penerima manfaat,” paparnya.
Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus berkoordinasi dan mematangkan usulan tersebut agar dapat dipertimbangkan dalam perencanaan anggaran pemerintah pusat pada 2027.
Selain menunjang ketahanan pangan dan mengurangi risiko kekeringan, revitalisasi Situ Sedong juga diharapkan dapat mengembangkan potensi wisata air yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat setempat. Namun, realisasi ketiga program tersebut masih bergantung pada hasil perencanaan dan keputusan pemerintah pusat.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















