SUARA CIREBON – DPRD Kabupaten Cirebon mendorong pemberdayaan seniman daerah dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan sektor ekonomi kreatif. Langkah ini dinilai penting agar seni tradisional tidak hanya terjaga sebagai warisan budaya, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi para pelakunya.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Nurholis, mengatakan pembinaan seniman perlu dioptimalkan melalui program yang terarah. Selain menjaga kelestarian kesenian lokal, upaya tersebut diharapkan membuka peluang bagi seniman untuk mengembangkan karya dan meningkatkan kesejahteraan.
“Pengembangan seni tradisional juga perlu dihubungkan dengan sektor ekonomi kreatif. Dengan demikian, kesenian daerah tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi bagi para seniman,” ujarnya, akhir pekan lalu.
Nurholis menilai, kesenian dan tradisi khas Kabupaten Cirebon masih perlu mendapat ruang lebih luas untuk tampil di ruang publik, termasuk hotel dan perkantoran. Tempat-tempat tersebut dinilai berpotensi menjadi sarana promosi sekaligus memperkenalkan seni tradisional kepada masyarakat yang lebih luas.
Karena itu, ia meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon memberikan perhatian terhadap pengembangan kesenian daerah, salah satunya melalui perluasan kesempatan bagi seniman untuk menampilkan karya dan pertunjukan di berbagai ruang publik.
Menurutnya, dukungan terhadap ruang tampil dan pembinaan yang konsisten dapat membantu meningkatkan eksistensi kesenian lokal sekaligus memperluas peluang kerja sama dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Melalui langkah tersebut, seni tradisional Kabupaten Cirebon diharapkan semakin dikenal masyarakat dan tetap lestari di tengah perkembangan zaman, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para seniman.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















