SUARA CIREBON – Kebakaran hebat melanda bangunan penyimpanan material kayu di Blok Megulu Wetan RT 005/RW 001, Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Minggu, 25 Oktober 2026 dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan material kayu dan sejumlah barang di dalam bangunan, serta berdampak pada rumah warga, warung sembako, dan gerobak dagangan di sekitarnya.
Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp2,26 miliar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas Damkar Sektor Weru yang kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api masih berkobar besar. Untuk mencegah api merembet ke bangunan lain, Disdamkarmat mengerahkan tambahan armada dari Sektor Sumber, Palimanan, dan Arjawinangun.
“Untuk meminimalisir penyebaran api ke tempat lainnya, dikarenakan lokasi tersebut terdapat banyak tumpukan kayu, kami juga menerjunkan Damkar Sektor Sumber, Palimanan dan Arjawinangun,” ujar Eno.
Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat menyala besar di bagian tengah bangunan. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik material kayu dan mandor desa setempat.
Setelah pemilik material tiba bersama warga lainnya, mereka berupaya membuka pintu depan bangunan. Namun, api tiba-tiba membesar hingga melahap bangunan beserta isinya.
Petugas berjibaku memadamkan api selama sekitar lima jam sebelum kebakaran berhasil dikendalikan. Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Eno menjelaskan, material yang terbakar antara lain kayu persegian, papan sebanyak 20 meter kubik, kayu balok 10 meter kubik, serta sekitar 700 lembar seng baru dan bekas. Sejumlah ruangan kantor beserta isinya, termasuk televisi, kulkas, uang tunai Rp10 juta, serta berbagai peralatan dan mesin juga ikut terbakar.
Dampak kebakaran turut dirasakan bangunan di sekitarnya. Rumah warga di sebelah utara mengalami kerusakan pada dinding dan kaca jendela akibat paparan api dan panas. Gerobak dagangan ayam chicken di depan lokasi juga terdampak hingga menyebabkan bagian kaca meleleh dan pecah.
Sementara itu, warung sembako di sebelah selatan terdampak panas. Lampu penerangan jalan umum (PJU) dan kabel Wi-Fi sepanjang sekitar 150 meter juga dilaporkan meleleh.
Menurut Eno, proses pemadaman menghadapi kendala berupa jauhnya sumber air dan banyaknya tumpukan kayu yang terbakar.
Penanganan kebakaran melibatkan petugas Damkar, anggota Koramil Weru, Polsek Weru, tim Inafis Polresta Cirebon, perangkat Desa Karangsari, serta warga setempat.
“Penyebab kebakaran belum diketahui. Tapi kerugian diperkirakan mencapai Rp2.260.000.000. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan luka,” ungkapnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















