by

Tanpa PAN dan Gerindra Pansus Covid 19 DPRD Majalengka Ambyar

MAJALENGKA, SC- Wacana pembentukan Pansus Covid-19 yang digulirkan oleh empat fraksi DPRD Majalengka terancam gagal. Pasalnya dua fraksi lainnya selain PDI Perjuangan yang dari awal menolak pembentukan Pansus, yakni Fraksi PAN dan Gerindra juga tak kunjung memberikan dukungan.

Bahkan Ketua DPD PAN Majalengka, H Rona Firmansyah telah menyatakan tidak mendukung pembentukan Pansus. Sedangkan Fraksi Gerindra belum secara tegas menyatakan sikapnya, mendukung atau menolak Pansus Covid-19,vmeski ada anggota fraksi secara personal mengatakan mendukung. Dengan belum adanya dukungan dari kedua fraksi tersebut, maka pembentukan Pansus Covid 19 yang diusung oleh Fraksi PKS, Golkar, PKB dan Restorasi Pembangunan hanya akan jadi wacana.

Pemerhati Politik Majalengka, Arie Setiawan, mengatakan dengan dukungan Fraksi Gerindra dan PAN-Demokrat, Fraksi PDI Perjuangan yang dari awal menolak pembentukan Pansus semakin berada di atas angin.

“Sulit keinginan PKS, Golkar, PKB, Nasdem dan PPP yang mengajukan pembentukan Pansus Covid-19 akan tewujud, karena meski unggul dalam jumlah fraksi, tetapi akan kalah jumlah suara bila dilakukan voting,” katanya Sabtu (30/5/2020).

BACA JUGA: Berstatus PDP, Anak 6 Tahun di Majalengka Meninggal

Ditanya tentang perlu tidaknya Pansus dalam pengawasan penggunaan anggaran penangananan dan pencegahan Covid-19 yang dianggarkan melalui refocusing APBD 2020 sebesar Rp 94 miliar, Arie enggan berkometar. Namun, kata dia, fraksi yang mengusung dibentuknya pansus ataupun yang menolak memiliki alasan kuat sebagai pertimbangan dari sikap yang diambil.

“Pasti semua fraksi punya alasan masing-masing yang kemudian dijadikan pertimbangan sikap yang dimunculkan, mendukung atau menolak Pansus,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPD PAN Majalengka kepada awak media menegaskan partainya menolak pembentukan Pansus. Dia mengatakan, saat ini yang sangat dibutuhkan adalah solusi untuk memutus mata rantai Covid-19. Salah satu solusi yang harus dilakukan ialah, sinergitas dari seluruh elemen masyarakat, baik eksekutif maupun legislatif.

“Oleh karena itu dalam prosesnya kita harus sepenuhnya mendukung upaya pemerintah daerah, melalui gugus tugas dalam penanganan virus corona ini,” katanya.

BACA JUGA: Anak Berstatus PDP di Majalengka Meninggal Karena Keracunan Makanan

Menurut Rona, pembentukan pansus kental dengan nuasa politik. Maka dari itu tugas kemanusiaan lah yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat. “Saya percayakan sepenuhnya kepada pemerintah dan penegak hukum. Saya bersama anggota DPRD Majalengka dari Fraksi PAN dan Demokrat telah sepakat untuk bersama-sama sinergis bersama pemerintah dalam tugas kemanusian ini,” tegasnya.

Sedangkan Ketua DPC Partai Gerindra, H Irwan belum memberikan jawaban tegas menolak atau mendukung pembentukan Pansus, meski beberapa anggota Fraksi Gerindra termasuk Wakil Ketua DPRD Majalengka dari Fraksi Gerindra Didin Jaenudin menyatakan setuju dibentuknya Pansus Covid-19.

BACA JUGA: Sekda Majalengka Anggap Sutrisno Gagal Paham Soal Refocusing Anggaran Covid-19

Berdasarkan data di sekretariat DPRD Majalengka, komposisi kursi dewan di masing-masing fraksi yakni, Fraksi PKB 5 kursi, Fraksi Gerindra 7 kursi, Fraksi PDI Perjuangan 15 kursi, Fraksi Golkar 6 kursi, Fraksi Restorasi Pembangunan 5 kursi, Fraksi PAN-Demokrat 7 kursi, dan Fraksi PKS 5 kursi. (Dins)

Comment