by

Pemdes Pamengkang Setujui Pemekaran RW

KABUPATEN CIREBON, SC- Musyawarah Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon terkait pembahasan pemekaran Rukun Warga (RW) disetujui bersama semua unsur desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula kantor desa setempat, Sabtu (27/6/2020).

Menurut Ketua tim pemekaran RW Gerbang Permai Pamengkang (GPP), Andri, pemekaran RW ini merupakan inisiatif dan keinginan warga agar memudahkan segala bentuk pelayanan di GPP. Seperti, dalam pelayanan umum dan administrasi lainnya dalam melakukan pengelolaan dan pengawasan di GPP.

Dia mengungkapkan, sebenarnya warga GPP mengharapkan pemekaran RW ini semenjak tahun 2017 lalu. Berbagai upaya dan usaha sudah ditempuh. Untuk itu, dirinya bersyukur pemekaran ini dapat disepakati dalam musyawarah tersebut.

“Musyawarah ini berlangsung kondusif dalam membahas proses pemekaran dan pembentukan RW serta administrasi warga dari domisili yang lama berganti domisili yang baru,” jelas Andri.

Sementara itu, Kuwu Pamengkang, Kosasih menjelaskan, adanya pembentukan atau pemekaran RW di perumahan GPP sudah memenuhi kebutuhan dan persyaratan sesuai aturan dan mekanisme yang sudah diatur mengenai pemekaran RW baru. 

“Kami berharap, ke depan adanya RW 12 yang baru di Perumahan GPP, pemekaran wilayah ini dapat mendukung efektivitas program kerja yang bersinergi memajukan program desa serta meningkatkan pelayanan kepada warganya. Serta dapat meningkatkan perekonomian, kesehatan, pendidikan, koperasi, UMKM, sarana, dan prasarana yang ada di desa Pamengkang,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemdes Megu Gede Salurkan Bankab ke 172 Keluarga

Camat Mundu, Anwar Sadar menyampaikan, terkait pemekaran RW GPP Pamengkang, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada warga setempat. Untuk itu, kata dia, jika harus dimekar dan memang suatu kebutuhan dalam upaya optimalisasi pelayanaan kepada masyarakat, pihaknya mempersilahkan untuk dimusyawarahkan dan menempuh peraturan yang berlaku.

“Terkait perubahan dokumen sudah pasti dikarenakan terjadi pemekaran akan ada perubahan dokumen yang dimiliki warga, termasuk aset yang ada di sekitar perumahan GPP tersebut,” pungkasnya. (Baim)

Comment