by

PNS Palopo Asal Cirebon Positif Covid-19

KABUPATEN CIREBON, SC- Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Cirebon yang bekerja di Palopo, Sulawesi Selatan dinyatakan positif Covid-19. Penambahan satu kasus positif Covid-19 itu membuat kasus positif kembali bertambah menjadi dua orang. 

Padahal sebelumnya, 14 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh dari total 18 kasus terkonfirmasi di Kabupaten Cirebon. Dari jumlah tersebut, 3 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.

Kepala Divisi Penanganan Covid-19 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, menjelaskan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu seorang PNS laki-laki berusia 25 tahun yang bekerja di Palopo, Sulawesi Selatan.

Menurut dia, sebelum pulang ke Cirebon, yang bersangkutan telah menjalani rapid test dengan hasil non reaktif. “Yang bersangkutan selama ini bekerja di Sulawesi Selatan. Tanggal 13 Juni 2020 pulang ke Cirebon. Tapi sebelumnya sudah dilakukan rapid test di Sulawesi dan hasilnya non reaktif,” ujar Enny, Jumat (26/6/2020).

Kemudian, kata dia, setelah tiba di Jakarta, yang bersangkutan menempuh perjalanan ke Cirebon menggunakan angkutan umum bus Luragung kelas bisnis. Setelah sampai di desanya, pria tersebut dijemput oleh ayahnya naik sepeda motor.

Namun, ketika hendak kembali ke Sulawesi Selatan, pasien menjalani rapid test lagi untuk keperluan perjalanan, dan hasilnya reaktif. “Hari Senin (22/6/2020) dilakukan rapid test lagi untuk keperluan pulang ke Sulawesi, hasilnya reaktif,” kata Enny.

BACA JUGA: BLT DD Tahap Dua di Kabupaten Cirebon Cair Pekan Depan

Dia menjelaskan, hasil rapid test pada Selasa (22/6/2020) tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan swab test yang dilakukan pada Rabu (23/6/2020). Dan hasil swab test dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) pada Kamis (25/6/2020) diketahui hasilnya positif Covid-19.

“Yang bersangkutan punya riwayat perjalanan dari luar kota. Dan kita sedang telusuri kontak eratnya. Jadi belum diketahui tracingnya,” papar Enny.

Saementara, Ketua IDI Kabupaten Cirebon, Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein mengatakan, secara umum kasus di Kabupaten Cirebon sedang landai. Saat ini, kondisinya terjadi penurunan kasus, baik PDP maupun ODP. Meski demikian, ia meminta masyarakat tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Islah)

Comment