Kamis, Oktober 22, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Ikrar Diduga Sabotase untuk Jatuhkan Ketua DPRD Kota Cirebon

Admin by Admin
Rabu, 15 Juli 2020
in Cirebon, Politik
Reading Time: 3 mins read
A A
Dprd Kota Cirebon
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Ada Pihak yang Disinyalir Ingin Membuat Gaduh Kota Cirebon

KOTA CIREBON, SC- Penghapusan kalimat “khilafah” yang dilakukan unsur pimpinan DPRD Kota Cirebon saat berdialog bersama Forum Cirebon Bersatu pada Senin 6 Juli 2020 lalu diduga ada unsur kesengajaan atau sabotse.

Dugaan tersebut, disampaikan akademisi Kota Cirebon, Iskandar Zulkarnaen. Menurutnya, penghapusan kalimat khilafah tersebut diduga ada unsur kesengajaan atau sabotase untuk menjatuhkan ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati Ama.

“Saya menilai ada pengrusakan yang terencana atau sabotase dalam hal ini. Sabotasenya sendiri apakah itu ingin menjatuhkan ketua DPRD dalam hal ini Affiati, yang dimana di dalam tubuh DPRD sendiri dalam kondisi tidak cakap, atau ada unsur ingin membuat Kota Cirebon semakin gaduh,” katanya, Senin (13/7/2020).

Ia juga menilai, sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati masih sangat polos dalam berpolitik, sehingga tidak mengerti pembacaan ikrar seharusnya sudah di cek terlebih dahulu kebenarannya sebelum teks itu dibacakan menjadi sebuah ikrar.

Selain itu, Pembina Komunitas Sosial dan Pendidikan (Kolisdik) Cirebon ini juga menganggap sekretaris DPRD dengan pimpinan dewan tidak harmonis.

“Karena fungsi Sekretaris DPRD adalah mereka yang menulis dan menyiapkan kegiatan di DPRD, kalau gitu buat apa ada sekretaris jika bahannya tidak disusun terencana dengan rapih,” ungkap pria yang akrab disapa Izul ini.

Di lain sisi, lanjut dia, dirinya mendukung langkah pelaporan yang dilakukan PCNU Kota Cirebon melalui Lakpesdam NU Kota Cirebon. Dia meniali, hal itu sangat wajar dilakukan, karena dalam pemerintahan seharusnya lebih profesional bukan main-main. 

“Polisi harus tegas dalam hal ini, polisi harus mengusut tuntas dan menyelidiki pembuat teks ikrar tersebut, yaitu Sekretaris DPRD Kota Cirebon, kalau seperti ini kasihan Affiati-nya dikorbankan,” ujarnya.

BACA JUGA: Draf Ikrar Memang Gagasan Fitria

Diberitakan sebelumnya, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cirebon telah melaporkan tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon ke Polres setempat.

Hal tersebut dikatakan ketua Lakpesdam PCNU Kota Cirebon, Ide Bagus Arif Setiawan di salah satu kedai kopi di area Perjuangan Kota Cirebon, Jumat (10/7/2020) malam.

Dikatakan Ibas, sapaan akrabnya, dirinya bersama tim telah mendatangi Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Kota Cirebon untuk melaporkan insiden yang mengaitkan pimpinan DPRD Kota Cirebon.

“Kejadian penghapusan kalimat khilafah pada saat pembacaan ikrar kesetiaan pada Pancasila di gedung DPRD Kota Cirebon, yang dibacakan ketua DPRD Affiati Ama, Wakil Ketua DPRD Fitria Pamungkaswati dan M Handarujati Kalamullah,” ujar Ibas.

Kepolisian Resort Kota Cirebon, lanjut dia, akan berkomitmen untuk mengusut tuntas kejadian tersebut, karena ketua DPRD Kota Cirebon telah sengaja menghapus kata khilafah pada draft ikrar kesetiaan pada Pancasila.

“Tentu ini tidak bisa kita diamkan, atau semata-mata insiden ketidaksengajaan karena sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon seharusnya memahami bahwa paham khilafah dan ideologi HTI sudah dilarang oleh Negara. Pelaporan ini, sebagai bukti kecintaan PCNU Kota Cirebon kepada NKRI dan Pancasila,” jelasnya.

Ibas menegaskan, dalam kasus tersebut selain melalui jalur hukum, pihaknya juga akan melaporkan tiga pimpinan ke Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon.

BACA JUGA: Afiati Didesak untuk Bertanggungjawab

Berita Terkait

Pemkab Cirebon Raih Peringkat Ketiga Nasional Pengembangan Industri Halal

Pemkab Cirebon Raih Peringkat Ketiga Nasional Pengembangan Industri Halal

Kamis, 22 Oktober 2026
Pameran Keris Yang Diadakan Beberapa Tahun Lalu Di Cirebon.

Ratusan Keris Pusaka Bakal Dipamerkan di Cirebon Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026
Situasi Rumah Sakit Siloam Melayani Siswa-Siswi Yang Diduga Keracunan Usai Menyantap Mbg, Selasa, 20 Oktober 2026.

264 Orang Diduga Keracunan MBG di Cirebon, 176 Jalani Rawat Inap

Kamis, 22 Oktober 2026
Camat Pabuaran, Eka Yunilistianingsih, Menunjukan Surat Pemberhentian Sementara Kuwu Hulubanteng, Rabu, 21 Oktober 2026.

Bupati Cirebon Terbitkan SK Pemberhentian Sementara Kuwu Hulubanteng

Rabu, 21 Oktober 2026

“Selain ke kepolisian, kita juga telah berespodensi dengan badan kehormatan DPRD kemudian kita juga telah mengirimkan surat ke kepolisian baik provinsi, sampai dengan Mabespolri,” tegasnya.

Ibas juga menambahkan, tidak semua unsur yang hadir pada insiden itu dilaporkan, “Yang kita laporkan hanya Ketua DPRD dan kedua Wakil DPRD,” pungkasnya. (M Surya)

Tags: AffiatiCirebonDPRD Kota CirebonFitria PamungkaswatiIskandar ZulkarnaenKetua DPRD Kota CirebonKota CirebonPCNU Kota CirebonPolres Cirebon KotaSuara Cirebon
Admin

Admin

Berita Terkait

Pemkab Cirebon Raih Peringkat Ketiga Nasional Pengembangan Industri Halal
Cirebon

Pemkab Cirebon Raih Peringkat Ketiga Nasional Pengembangan Industri Halal

by Islahuddin
Kamis, 22 Oktober 2026
Pameran Keris Yang Diadakan Beberapa Tahun Lalu Di Cirebon.
Cirebon

Ratusan Keris Pusaka Bakal Dipamerkan di Cirebon Akhir Oktober

by Islahuddin
Kamis, 22 Oktober 2026
Situasi Rumah Sakit Siloam Melayani Siswa-Siswi Yang Diduga Keracunan Usai Menyantap Mbg, Selasa, 20 Oktober 2026.
Berita Utama

264 Orang Diduga Keracunan MBG di Cirebon, 176 Jalani Rawat Inap

by Muhammad Surya
Kamis, 22 Oktober 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Situasi Rumah Sakit Siloam Melayani Siswa-Siswi Yang Diduga Keracunan Usai Menyantap Mbg, Selasa, 20 Oktober 2026.

264 Orang Diduga Keracunan MBG di Cirebon, 176 Jalani Rawat Inap

Kamis, 22 Oktober 2026
Camat Pabuaran, Eka Yunilistianingsih, Menunjukan Surat Pemberhentian Sementara Kuwu Hulubanteng, Rabu, 21 Oktober 2026.

Bupati Cirebon Terbitkan SK Pemberhentian Sementara Kuwu Hulubanteng

Rabu, 21 Oktober 2026
Suasana Rapat Persiapan Dan Pemantapan Target Perolehan Medali Porprov Xv Jawa Barat 2026 Di Ruang Nyimas Gandasari, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Selasa, 20 Oktober 2026.

Siapkan Bonus Rp100 Juta, Bupati Cirebon Targetkan 22 Emas di Porprov Jawa Barat

Rabu, 21 Oktober 2026
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni.

Dinkes Kabupaten Cirebon Tunggu Kepgub Atur Pembiayaan Pasien, Cegah Duplikasi Anggaran

Rabu, 21 Oktober 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.