by

Distan Prediski Ancaman Banjir pada Januari

KABUPATEN CIREBON, SC- Potensi rawan banjir hingga menyebabkan gagal panen pada lahan pertanian di Kabupaten Cirebon, dapat berkurang setiap tahunnya. Hal itu dikarenakan adanya Waduk Jatigede yang dapat menampung curah hujan dalam jumlah besar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, H Ali Effendi mengatakan, daerah pertanian rawan banjir di wilayah barat di antarnya terdapat di Kecamatan Gegesik, Panguragan, Suranenggala, Kapetakan, dan Kecamatan Gunung Jati.

Sedangkan untuk wilayah timur adalah Kecamatan Mundu, Losari, dan Kecamatan Pabedilan. Begitupun sebaliknya, ketika musim kemarau deretan wilayah tersebut juga mengalami kekeringan.

“Tapi sejak ada (Waduk) Jatigede memang berdampak terhadap pengurangan banjir maupun kekeringan. Begini, kalau pas hujan besar kan langsung masuk ke Cirebon, ini ditampung dulu di Jatigede,” kata Ali kepada Suara Cirebon, Senin (7/12/2020).

Ia mengungkapkan, sebelumnya pada tahun 2003 lalu, Kabupaten Cirebon pernah mengalami kekeringan terparah hingga mencapai 21 ribu hektare.

“Sekarang karena ada Jatigede kan bisa menyumplai cukup (air). Sehingga, sekarang ini kekeringan di Cirebon total hanya empat ratusan hektare, biasanya kan ribuan,” katanya.

Kemudian beberapa tahun setelah kekeringan, Kabupaten Cirebon juga telah mengalami peristiwa banjir seluas 8 ribu hekatare. Untuk saat ini, lanjut dia, pada tahun 2019 kemarin, wilayah pertanian yang dilanda banjir hanya sekitar seribu hektare.

 “Kalau sekarang belum ada, paling nanti di Januari protensi hujan besar,” jelas dia.

BACA JUGA: Dinas Pertanian Siapkan Program IP 400

Terkait saluran irigasi pertanian, pihaknya mengaku telah bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang (DPUPR) Kabupaten Cirebon. Selain itu, guna menanggulangi risiko gagal panen akibat hal tersebut, pihaknya juga telah menggunakan bibit tanaman padi unggulan.

“Kemudian dari kita tentu, sekarang menanam padi Genja, Genja itu pendek umurnya tahan terhadap banjir. Jenisnya Inpari 32 dan Ciherang,” pungkasnya. (Joni)

Comment