by

Ini Target 2021 untuk Kalapas Narkotika Kelas II A Cirebon yang Baru

KABUPATEN CIREBON, SC- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Cirebon, Jalu Yuswa Panjang berpindah tugas. Jalu akan menempati pos baru sebagai Kepala Lapas Kelas I Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Posisinya di Lapas Narkotika Kelas II A kini digantikan oleh Nur Bambang Suprihandono. Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, Ngadiono Basuki, mengatakan, sebelumnya Nur Bambang Suprihandono menjabat sebagai Kepala Lapas Cikarang, Tangerang.

Basuki menyebut, prestasi Nur Bambang Suprihandono saat menjabat Kalapas Cikarang cukup bagus. Karena sudah menargetkan Lapas Cikarang meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). “Namun karena masa pandemi, sehingga agak sulit pelayanan maksimal kepada masyarakat keluarga warga binaan,” ujar Basuki usai memimpin serah terima jabatan dan pisah sambut di aula Lapas Narkotika Kelas II A Cirebon, Rabu (30/12/2020).

Karena itu, Basuki menaruh harapan kepada Kepala Lapas yang baru agar bisa meneruskan prestasi yang ditorehkan Kepala Lapas sebelumnya, yakni menyematkan predikat WBBM untuk Lapas Narkotika Gintung ini. “Harapannya, karena lapas narkotika ini sudah WBK, targetnya di tahun 2021 bisa meraih WBBM,” kata Basuki.

Karena, menurutnya, Lapas Narkotika Gintung ini sudah cukup baik sekali. Hal itu, karena pimpinan yang lama, Jalu Yuswa Panjang cukup strength kepada pegawai di Lapas setempat. Sehingga systemnya terbentuk cukup bagus dan disiplin para pegawainya juga terbentuk sangat baik. “Harapannya kalau prestasi ini bisa meningkat, maka Insya Allah lapas narkotika kls II A Cirebon ini bisa meraih predikat WBBM,” tukasnya.

Kepada pejabat baru, ia berpesan agar segera melakukan konsolidasi internal dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta Forkopimda. Sehingga bisa menyesuaikan langkah di wilayah Cirebon dengan baik. “Kuncinya adalah komunikasi, baik kedalam maupun dengan jajaran luar sehingga bisa bersinergi dan harmonis dengan lingkup Forkopimda dan aparat penegak hukum,” papar Basuki.

Kemudian kepada Kalapas lama, ia berpesan agar bisa terus meningkatkan kinerja yang sudah dilakukan di Lapas Narkotika Kelas II Cirebon. “Karena beliau memang promosi menjadi pejabat eselon dua, sehingga sangat diharapkan kinerja yang sangat bagus di lapas narkotika bisa diterapkan di lapas baru dan bisa ditingkatkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kalapas baru Nur Bambang Suprihandono, mengaku siap menjaga amanat tersebut. Ia berjanji akan melanjutkan tugas yang belum tercapai dimasa kepemimpinan Kalapas sebelumnya. “Kami siap menjaga amanat untuk menindaklanjuti tugas yang belum tercapai,” kata Nur Bambang.

Selain serah terima jabatan dan pisah sambut dua pejabat tersebut, secara bersamaan Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, Ngadiono Basuki, juga memimpin serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Bapas kelas I Cirebon dari Giyanto kepada Edi Saryanto dan Kepala Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara Kelas I Cirebon dari Riyanto kepada Fajar Nurcahyono Assyifa. (Islah)

Comment