Minggu, Mei 31, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Disebut Bisa Memicu Sanksi Sosial, Harga Nasi Jamblang Tak Wajar Gegerkan Warganet

Admin by Admin
Jumat, 19 Februari 2021
in Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Kakian 8 - Suara Cirebon

Tangkapan layar unggahan warganet yang berisi keluhan harga nasi jamblang yang dinilai tak wajar.* Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

KOTA CIREBON, SC- Belum lama ini, warganet di wilayah Cirebon diramaikan dengan unggahan di salah satu akun grup media sosial Facebook terkait nota harga nasi jamblang yang harganya sangat tidak wajar.

Dalam unggahannya tersebut, seorang warganet mengaku membeli nasi jamblang di salah satu tempat di Jalan Tentara Pelajar Kota Cirebon. Tertera dalam keterangan di nota yang diunggah, sejumlah harga tidak wajar untuk beberapa kategori makanan.

Sebut saja, harga nasi jamblang per bungkus yang mencapai Rp8.000, perkedel Rp7.500, tahu Rp5.000 per potong, telor puyuh Rp7.500 dan es teh manis Rp5.000.

Dengan harga yang tergolong tidak wajar tersebut, pembeli harus membayar total Rp102.000 untuk 5 nasi jamblang, 2 perkedel, 1 tahu, 1 kerupuk, 1 paru, 1 telor puyuh, 4 es teh manis, 1 buah pisang dan 1 buah jeruk.

Unggahan di Komunitas Orang Cirebon itu pun sontak mengundang komentar warganet lainnya, yang juga pernah membeli kuliner khas Cirebon itu dengan harga sampai ratusan ribu. Unggahan itu mendapat 647 komentar, 352 like dan 1 kali dibagikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Maharani Dewi mengakui tidak dapat berbuat banyak.

“Karena tidak ada aturan dalam menentukan harga, apalagi bagi pedagang kaki lima (PKL). Kami hanya sebatas mengimbau pedagang untuk tidak mengulangi kejadian serupa,” kata Maharani, Kamis (18/2/2021).

Perempuan yang akrab disapa Rani itu mengatakan, apa yang sudah dilakukan pedagang dengan mematok harga yang sangat tidak normal itu, tentu akan berimbas pada pedagang nasi jamblang lain.

“Seharusnya pembeli menanyakan terlebih dahulu, nasi satu bungkusnya berapa, lauk pauknya berapa. Jika dirasa tidak wajar, maka bisa mencari pedagang lain dengan harga yang terjangkau. Pedagang nasi jamblang itu banyak, bisa mencari ke tempat lain,” tambah Rani.

BACA JUGA: 11 Anggota Gengster Diamankan

Berita Terkait

Dolar Naik, Harga Pestisida Meroket, Petani Cirebon Terdampak

Dolar Naik, Harga Pestisida Meroket, Petani Cirebon Terdampak

Kamis, 21 Mei 2026
Uin Siber Cirebon Tutup Fgd Strategi Integrasi Ui Greenmetric Dan Halal Metric

UIN Siber Cirebon Tutup FGD Strategi Integrasi UI GreenMetric dan Halal Metric

Kamis, 21 Mei 2026
Banjir Di Cirebon Belum Surut, Dua Hari Ratusan Rumah Di Desa Pangenan Masih Tergenang

Banjir di Cirebon Belum Surut, Dua Hari Ratusan Rumah di Desa Pangenan Masih Tergenang

Kamis, 21 Mei 2026
Uin Siber Cirebon Dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi Di Lahan Wakaf

UIN Siber Cirebon dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi di Lahan Wakaf

Rabu, 20 Mei 2026

Mengenai sanksi, diakuinya tidak ada sanksi khusus kepada pedagang nasi jamblang tersebut. Namun, pedagang akan mendapatkansanksi sosial dari masyarakat.

“Akibatnya pedagang akan sepi. Sanksi sosial lebih parah dibanding sanksi dari dinas. Tentunya masyarakat akan lebih teliti saat membeli nasi jamblang,” paparnya.

Atas insiden ini, Rani mengimbau kepada para pedagang untuk memasang daftar harga. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi masyarakat atau pembeli yang merasa tertipu dan kecewa. (Surya)

Tags: CirebonDPKUKM Kota CirebonKota CirebonMaharani DewiSuara Cirebon
Admin

Admin

Berita Terkait

Dolar Naik, Harga Pestisida Meroket, Petani Cirebon Terdampak
Berita Utama

Dolar Naik, Harga Pestisida Meroket, Petani Cirebon Terdampak

by Islahuddin
Kamis, 21 Mei 2026
Uin Siber Cirebon Tutup Fgd Strategi Integrasi Ui Greenmetric Dan Halal Metric
Cirebon

UIN Siber Cirebon Tutup FGD Strategi Integrasi UI GreenMetric dan Halal Metric

by Arif Rahman
Kamis, 21 Mei 2026
Banjir Di Cirebon Belum Surut, Dua Hari Ratusan Rumah Di Desa Pangenan Masih Tergenang
Cirebon

Banjir di Cirebon Belum Surut, Dua Hari Ratusan Rumah di Desa Pangenan Masih Tergenang

by Baim
Kamis, 21 Mei 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Uin Siber Cirebon Dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi Di Lahan Wakaf

UIN Siber Cirebon dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi di Lahan Wakaf

Rabu, 20 Mei 2026
Dprd Kabupaten Cirebon Tetapkan Tiga Perda

DPRD Kabupaten Cirebon Tetapkan Tiga Perda

Rabu, 20 Mei 2026
Banjir Di Cirebon, Sungai Cijurai Meluap, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Banjir di Cirebon, Sungai Cijurai Meluap, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Rabu, 20 Mei 2026
Skandal Perselingkuhan Wakil Ketua Dprd Kota Cirebon, Fatimah Beri Kesaksian Di Sidang Bk

Skandal Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fatimah Beri Kesaksian di Sidang BK

Rabu, 20 Mei 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.