by

Anggaran Revitalisasi Taman Pataraksa Disiapkan Rp15 Miliar

KABUPATEN CIREBON, SC– Taman Pataraksa yang berada di pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon akan segera direvitalisasi tahun ini. Di tahun sebelumnya, revitalisasi Taman Pataraksa terhambat refochusing anggaran, akibat dari adanya pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dr Deni Nurcahya ST MSi melalui Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Fitroh Suharyono menyampaikan, revitalisasi Taman Pataraksa harusnya digelar tahun 2020 lalu.

Hanya saja, menurut Fitroh, anggaran yang sudah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkena refocusing. Tahun ini, kata dia, rencananya revitalisasi itu akan dilaksanakan. Anggarannya pun, telah disiapkan, bahkan sudah masuk lelang.

“Lelang fisik mah belum, masih persiapan. Karena tahapan lelang itu dimulai dari jasa konsultasi dulu, setelah itu masuk ke fisik. Untuk pembangunan fisiknya, masih lama. Setelah lelang jasa kontruksi memang, Detail Engineering Design (DED) akan di-review ulang. Ada perubahan atau tidak, itu keputusan majelis konstruksi,” kata Fitroh, belum lama ini.

Ia menjelaskan, anggaran senilai Rp15 miliar telah disiapkan untuk revitalisasi Taman Pataraksa di tahun ini. Sementara sisanya di tahun berikutnya, sebesar Rp30 miliar. Adapun konsep pembuatan alun-alun itu, kata dia, akan digabungankan antara ruang publik umum se-Jawa Barat dengan kearifan lokal Kabupaten Cirebon.

“Secara hitungan, revitalisasi mencapai Rp45 miliar. Tapi kami tidak tau, apakah nanti akan digabung nanti atau tidak, karena kami hanya sebatas penerima manfaat semua anggaran dari pemprov,” ungkapnya.

BACA JUGA: PJU Masih Jadi Sorotan Utama Pansus III

Rencananya, lanjut dia, jika sesuai dengan DED, Taman Pataraksa ini tetap difungsikan sebagai taman. Selain itu akan dipercantik dengan adanya lahan parkir bawah tanah dan berbagai ruang publik umum, serta tempat untuk kreasi masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Fasilitas yang ada disediakan juga ruang serba guna atau galeri, yang nantinya diisi oleh kegiatan masyarakat seperti menjual produk lokal akan ditampilkan di sini,” pungkasnya. (Joni)

Comment