by

Juni, Golkar Kota Cirebon Gelar Musda

KOTA CIREBON, SC- DPD Partai Golkar Kota Cirebon akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) X pada bulan Juni mendatang. Keputusan pelaksanaan Musda X itu, merupakan hasil rapat pleno pengurus DPD Golkar Kota Cirebon, Sabtu (22/5/2021).

Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Lili Eliyah mengatakan, pada rapat plono itu juga sekaligus dibentuk pantia musda, dimana steering comitee (SC) terdiri dari lima orang para pengurus harian DPD Partai Golkar.

 “SC ini bertugas untuk berkordinasi dengan DPD Golkar Jawa Barat untuk menentukan tanggal waktu, dan tempat, serta memandu teknis jalannya musda bersama DPD provinsi,” kata Lili kepada wartawan, seusai rapat.

BACA JUGA: Wow.. IAIN Cirebon Semakin Diminati, Jumlah Pendaftar Jalur UM-PTKIN Meningkat Lebih dari 100 Persen

Selain itu, pihaknya juga telah membentuk organizing comitee (OC) yang terdiri dari jajaran pengurus fungsionaris DPD Partai Golkar Kota Cirebon, yang akan bertugas menyiapkan segala urusan kepanitiaan jalannya Musda.

“Di OC ini, semua dilibatkan. Kita ingin ajang musda ini menjadi hajat bersama semua pengurus golkar, sebagai pembelajaran buat para pengurus ke depannya,” kata Lili.

Terkait tempat, direncanakan Musda akan digelar di Cirebon. Lili berharap Musda bisa berjalan lebih cepat dan lancar.

“Nanti tempat bisa di kantor DPD atau gedung lain yang dipilih panitia. Semoga jalannya Musda bisa lebih cepat dan lancar. Kalau tidak ada halangan ngapain lama-lama. 15 menit juga bisa selesai,” harapnya.

Terkait rencana pencalonan, dia mengaku menyerahkan mekanisme kepada forum. Lili juga mengisayaratkan tidak akan mencalonkan kembali sebagai ketua DPD Golkar Kota Cirebon di ajang Musda kali ini.

“Silakan yang muda-muda,” tuturnya.

BACA JUGA: PAN Kota Cirebon Kutuk Tindakan Israel pada Palestina

Menanggapi, seluruh pengurus kecamatan (PK) yang mendeklarasikan Andrie Sulistio sebagai kadidat ketua DPD Golkar Kota Cirebon, beberapa waktu lalu, menurut Lili, hal tersebut sebagai dinamika menjelang Musda.

“Wajar pasti ada dinamika jelang Musda dan ini sudah menjadi hal yang terbiasa di partai politik,” pungkasnya. (Surya)

Comment