by

Rumah dan Kios Warga Waruroyom Ludes Terbakar

KABUPATEN CIREBON, SC – Sebuah rumah dan warung milik Karna, warga Blok Terate RT03/03, Desa Waruroyom, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon ludes dilalap si jago merah, Senin (07/06) sekitar pukul 10.43 WIB.

Kasi Tanggap Darurat Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana menuturkan, kejadian kebakaran rumah dan warung berawal dari aktivitas memasak yang dilakukan pemilik rumah. Saat tengah memasak, tiba-tiba timbul ledakan dari kompor di bagian dapur.

Pemilik rumah, lanjut Eno, berusaha memadamkan api dengan alat seadanya tetapi api menyambar ke tempat penyimpanan bensin. Pemilik rumah memang memiliki kios penjualan bensin eceran. Akibatnya, api langsung membesar.

Melihat api yang membesar warga sekitar kemudian menghubungi Polsek dan Pemadam kebakaran.

“Mendapat laporan adanya kebakaran satu regu dari Pos Jaga Sumber langsung meluncur ke lokasi. Saat tiba di lokasi  api sudah membesar. Takut menjalar ke rumah lainnya diluncurkan bantuan tambahan armada dari Pos Jaga Palimanan dan Weru,” kata Eno Sujana kepada Suara Cirebon.

Menurutnya, lima armada milik Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Cirebon dari pos jaga Sumber, Weru dan Palimanan diterjunkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.

“Akibat kejadian itu, Bapak Karna pemilik rumah mengalami luka robek jari kelingking kanan, luka bakar pada bagian muka grade 1-2 sekitar 5%, luka lecet betis kiri dan luka robek jari kaki kanan,” ujar Eno.

BACA JUGA: Radius Satpol PP Line Diperlebar

Selain itu, kata dia, insiden tersebut juga menyebabkan seluruh isi rumah ludes terbakar. Musibah kebakaran tersebut, imbuh Eno, telah menghanguskan seluruh isi rumah, diantaranya 2 mesin refrigator, pesawat TV, sepeda angin dan sejumlah barang dagangan serta uang tunai sebesar Rp20 juta. Bukan hanya itu, kebakaran juga telah menghabiskan seluruh atap rumah tersebut.

“Kita turunkan egu II dan III pos jaga Sumber dengan 2 Armada, regu II pos jaga Weru dengan 2 armada dan regu II pos jaga Palimanan dengan 1 armada. Dan untuk perkiraan kerugian belum dapat diketahui,” pungkasnya. (Islah/Kirno)

Comment