by

Sosialisikan Empat Pilar Kebangsaan, MPR Ajak Kuwu se-Kabupaten Cirebon Pahami dan Sosialisasikan ke Masyarakat

KOTA CIREBON, SC- Badan Sosialisi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada para kuwu se-Kabupaten Cirebon. Kegiatan yang merupakan kerja sama Badan Sosialisasi MPR dengan Forum Kuwu Kabupaten Cirebon (FKKC) itu berlangsung di Swiss Belhotel Cirebon, Selasa (8/6/2021). 

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, kegiatan sosialisasi empat pilar bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya para kuwu yang ada di Cirebon, akan pentingnya memaknai Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara.

Menurut pria yang biasa disapa Hero ini, kuwu menjadi sosok yang penting untuk mensosialisasikan empat pilar secara intensif kepada masyarakat. Pasalnya, kuwu-lah yang paling dekat dengan masyarakat.

“Sosialisi ini merupakan bagian penting dari kami, karena kami melihat bahwa para kuwu ini sebagai pimpinan yang paling dekat dengan masyarakat, karena waktu kerjanya juga bukan 8 jam lagi, tapi 24 jam. Bertemu dengan masyarakat secara intens, momentumnya juga bukan hanya momentum formal tapi juga informal, dan pimpinan yang paling dekat dengan rakyat adalah kepala desa atau kuwu,” kata Hero kepada sejumlah wartawan, Selasa (8/6/2021).

Oleh karena itu, pihaknya menyosialisasikan kepada para kuwu terlebih dahulu, agar ditindaklanjuti oleh para kuwu kepada masyarakatnya masing-masing.

“Kami mengingatkan bahwasanya pentingnya empat pilar kebangsaan yang menjadi titik pokok sosialisi di MPR ini dikuasai betul oleh kepala desa atau kuwu,” ujarnya.

Selain empat pilar kebangsaan ini, menurut Hero, masyarakat juga harus sadar bahwa saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19. Menurutnya, rasa kesatuan dan kebangsaan tentu harus diperkuat, agar bisa melewati semuanya.

“Kita sadar dulu penjajahan itu dilakukan secara fisik, tapi sekarang dijajah oleh informasi, bahkan sekarang dijajah oleh corona. Maka tentu empat pilar kita harus diperkuat, nilai ideologi kita juga harus diperkuat seperti dulu untuk bersatu, berdaulat dan merdeka,” tegasnya.

Selanjutnya, kata Hero, masyarakat juga harus sadar bahwa kita hidup dalam segala perbedaan dan  harus bersatu karena Indonesia di atas segala perbedaan.

“Jika nilai nasionalismenya diperkuat oleh kepala desanya masing-masing, maka ini penting, sehingga menjadi kekuatan nasional seluruh bangsa dan rakyat Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA: Peluang Parpol di Pilkada 2024 Sama, Hasil Pemilu 2019 tak Lagi Jadi Patokan Pengusungan Paslon

Maka dari itu, dia mengajak kepada seluruh kuwu yang ada di Cirebon untuk terus menyosialisasikan empat pilar kebangsaan ini.

“Ayo kita lebih ke bawah untuk melakukan sosialisasi, utamanya dengan pemimpin yang langsung berhadapan dengan masyarakat,” tandasnya. (Yusuf)

Comment