by

Bantu Pengelola Kegiatan Keagamaan, Baznas Kabupaten Cirebon Beri Guru Ngaji Paket Sembako

SEBANYAK 4.250 paket sembako untuk pengelola kegiatan keagamaan di seluruh Kabupaten Cirebon didistribusikan. Bupati Cirebon, H Imron MAg menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada tiga orang perwakilan pengelola kegiatan keagamaan di halaman kantor Baznas Kabupaten Cirebon, Selasa (27/7/2021).

Menurut Imron, sumber anggaran bantuan tersebut berasal dari dana zakat yang dikelola oleh Baznas Kabupaten Cirebon. Dana zakat yang terkumpul kemudian disalurkan sesuai fungsinya yakni untuk sosial keagamaan.

“Fungsi zakat ini untuk sosial keagamaan, jadi sifatnya bantuan dan apa pun yang berkaitan dengan sosial keagamaan,” ujar Imron.

Jumlah paket sembako yang disalurkan tersebut, kata Imron, sebanyak 4.250 paket. Bantuan tersebut dibagikan kepada pengelola kegiatan keagamaan di 424 desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Cirebon. Nantinya, setiap desa dan kelurahan akan mendapat 10 paket, alias untuk 10 orang pengelola kegiatan keagamaan.

“4.250 paket sembako ini dari Baznas Kabupaten Cirebon, untuk penyuluh agama Islam. Jadi kalau dihitung totalnya bantuan ini sebesar Rp425 juta,” kata Imron.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan terimakasih kepasa Baznas Kabupaten Cirebon atas kepeduliannya membantu para penyuluh agama Islam di masa pandemi Covid-19 ini.

“Terimakasih kepada Baznas yang sudah peduli dengan para penyuluh agama Islam di Kabupaten Cirebon,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Cirebon, H Budiman Mahfud, mengatakan, satu paket bantuan tersebut berisi 6 macam sembako, di antaranya mi instan, beras, minyak goreng, terigu dan lainnya.

“Isinya 6 macam sembako, ada beras, mi, terigu, minyak goreng, dan lainnya seharga Rp100 rb,” kata Budiman.

BACA JUGA: PUPR Tagih Tanggung Jawab Rekanan

Paket bantuan tersebut, kata dia, untuk 4.250 pengelola kegiatan keagamaan, dimana di dalamnya ada guru ngaji dan lainnya. Menurutnya, ribuan paket sembako tersebut akan langsung didistribusikan kepada yang berhak menerima sesuai data yang diambil dari setiap kecamatan.

“Datanya dari setiap kecamatan, kita tinggal pendistribusian saja. Dan bantuan ini kita serahkan ke Bupati, kemudian tadi Pak Bupati menyerahkannya secara simbolis kepada yang berhak,” pungkasnya. (Islah)

Comment