by

Warga Babakan Gebang Terima BST-Kemensos

KABUPATEN CIREBON, SC- Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, antusias menyambut penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang dilaksanakan di balai desa setempat, Selasa (27/7/2021).  

Kuwu Babakan Gebang, Yeni Setiati menyampaikan, penyaluran BST-Kemensos dilakukan oleh petugas PT. Pos Indonesia kepada 246 KPM.

“Setiap KPM mendapatkan sebesar Rp600 ribu, untuk dua bulan yakni bulan Mei dan Juni. Penyaluran BST ini tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) terlebih sekarang masa PPKM,” kata Yeni kepada Suara Cirebon.

Menurutnya, bansos  yang disalurkan saat ini memang mengalami penurunan dibandingkan pada penyaluran sebelumnya.

“Saat ini sebanyak 85 KPM tidak terdata,” ujarnya.

Ia mengakui, masyarakat Babakan Gebang sangat menyambut baik penyaluran bansos tersebut. Pasalnya saat ini masih mewabahnya Covid-19 tentunya sektor perekonomian masyarakat ikut terdampak.

“Semoga ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan dapat meningkatkan daya beli di tengah pandemi,” ujar Yeni.  

Pihaknya berharap, masyarakat bijak dalam menggunakan bansos yang diterima dan lebih memprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Yeni menyampaikan, pihaknya bersama Satgas Covid-19 tingkat desa selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menerapkan prokes 5M dan vaksinasi.

“Karena vaksin ini salah satunya upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

BACA JUGA: Bakal Calon Kuwu Minta Pilwu Digelar 2021

Ia mengibaratkan vaksinasi Covid-19 seperti imunisasi polio bagi balita yang manfaatnya tidak dapat dirasakan saat itu, namun efektifnya nanti setelah dewasa dapat terhindar penyakit tersebut.

“Nah vaksinasi ini pun sebagai imun untuk tubuh kita, agar terhindar dari paparan Covid-19 dengan mengurangi potensi dampak dari paparan Covid-19 itu. Artinya vaksinasi bagi masyarakat itu harus tumbuh atas kesadaran dari diri sendiri. Masyarakat juga harus lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi terkait vaksinasi yang begitu mudah didapat di media sosial,” pungkasnya. (Baim)

Comment