by

Hoaks Sebabkan Vaksinasi Dosis Kedua Rendah

Kadinkes Sebut Banyak Masyarakat yang Termakan Informasi Menyesatkan

KABUPATEN CIREBON, SC- Vaksinasi dengan sasaran masyarakat umum masih terus berlangsung, baik di sentra vaksinasi Dinas Kehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon maupun di 60 puskesmas di wilayah Kabupaten Cirebon. Sejalan dengan hal tersebut, Dinkes Kabupaten Cirebon juga menjadwalkan vaksinasi dosis ketiga untuk semua tenaga kesehatan (nakes).

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Enny Suhaeni, mengatakan, vaksinasi Covid-19 dosis ketiga akan dilaksanakan untuk nakes terlebih dahulu. Mengingat, nakes merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Sehingga kesehatan berupa perlindungan dari paparan Covid-19 juga harus diutamakan.

Namun, kata dia, untuk pelaksanaannya masih harus menunggu distribusi vaksin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Sehingga, Enny mengaku belum bisa memastikan waktu pelaksanan vaksinasi dosis ketiga untuk para nakes tersebut.

“Vaksinasi dosis ketiga untuk nakes dulu, kita akan lakukan itu tapi kita masih nunggu vaksinnya. Jadwal sih sudah ada, tinggal nunggu vaksinnya saja,” kata Enny, Kamis (29/7/2021).

Disinggung capaian vaksinasi dosis kedua yang selalu rendah pada tiap sasaran, Enny menyebut ada tiga faktor yang menjadi penyebabnya. Kemungkinan pertama, kata Enny, beberapa hari setelah divaksin, yang bersangkutan jatuh sakit.

Kemungkinan kedua, selang beberapa lama setelah divaksin, yang bersangkutan terpapar Covid-19. Sehingga untuk mengikuti vaksinasi dosis kedua harus menunggu tiga bulan lamanya.

Dan faktor ketiga, lanjut Enny, masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi pertama termakan hoaks yang menyebut vaksinasi Covid-19 berdampak negatif.

“Makanya kami mohon media juga ikut menyosialisasikan supaya masyarakat tidak takut dan ragu untuk divaksin. Kalau sudah vaksinasi pertama ya kemudian ikuti vaksinasi kedua supaya antibodi betul-betul terbentuk. Sehingga kalaupun terkena Covid-19 itu gejalanya ringan,” jelas Enny.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mencatat, sampai saat ini capaian vaksinasi baru 15,69 persen atau 279.684 orang dari yang ditargetkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon sebanyak 1.782.964 orang.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Enny Suhaeni melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Sartono, mengatakan, capaian total vaksinasi tersebut dihimpun dari 74 fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang ada di Kabupaten Cirebon.

“Capaian vaksinasi kita sudah 15 persen lebih dari target 1.782.964 orang,” kata Sartono, Rabu (28/7/2021).

Menurut Sartono, saat ini vaksinasi sudah menjaring semua kalangan. Vaksinasi yang dilakukan pihaknya bukan hanya menyasar tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik dan lansia saja, tapi sudah menjangkau masyarakat umum dan anak usia di atas 12 tahun sampai 17 tahun.

BACA JUGA: Pemda Jangan Kendor, Mendagri Sebut Kabupaten Cirebon belum Aman dari Covid-19

Untuk capaian vaksinasi nakes, menurut dia, dari target 7.294 nakes pada dosis pertama, sudah mencapai 7.594 orang atau 104,11 persen. Sedangkan pada dosis kedua, sebanyak 7.074 nakes atau 96,98 persen. Kemudian untuk pelayan publik, lanjut Sartono, dari target 158.605 orang, pada dosis pertama sudah 116.440 orang atau 73,42 persen. Dan pada dosis kedua tercapai 64.373 orang atau 40,59 persen.

Untuk kalangan lanjut usia (lansia), tambah Sartono, pada vaksinasi dosis pertama pihaknya sudah menjaring 11.919 orang atau sebanyak 7,70 persen dari target 154.777 orang. Kemudian pada dosis kedua tercapai sebanyak 5.645 orang atau 3,65 persen. Sedangkan untuk sasaran masyarakat umum dan rentan, pihaknya menargetkan sebanyak 1.248.138 orang.

Sartono menjelaskan, sejak vaksinasi dibuka untuk umum, capaian vaksinasi pada dosis pertama sudah mencapai 47.607 orang atau sebanyak 3,81 persen. Dan pada dosis kedua, sasarannya sudah mencapai 18.351 orang atau 1,47 persen. (Islah)

Comment