by

Vaksinasi Pelajar Terkendala Izin Orang Tua

CIREBON, SC- Sedikitnya 369 pelajar SMPN 2 Kapetakan, Kabupaten Cirebon mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar pihak sekolah bekerja sama dengan puskesmas setempat, Selasa (21/9/2021).

Plt Kepala SMPN 2 Kapetakan, Didi Aryadi, melalui Wakasek Kesiswaan, Muhamad Pudin, mengatakan, selain sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid 19, vaksinasi massal kepada siswanya dilakukan untuk mengejar target tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok yang kini tengah ditarget Presiden Joko Widodo.

“Dengan dibukanya  pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 2 Kapetakan Kabupaten Cirebon, vaksinisasi tentu menjadi hal yang wajib segera dilakukan. Kami berharap, melalui vaksinasi massal kepada para siswa siswi ini, tercipta herd immunity dan sekolah dapat kembali normal,” kata Pudin kepada Suara Cirebon.

Pudin menjelaskan, pihaknya sejak awal Agustus lalu telah melakukan PTM secara bertahap. Hal itu dilakukan karena mutu PTM dinilai lebih baik ketimbang pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Sejak awal bulan Agustus kami lakukan PTM secara berhatap. Awalnya kehadiran siswa hanya 25 persen dari kapasitas kelas. Sekarang alhamdulillah sudah 50 persen kehadiran siswa di pembelajaran tatap muka,” ujarnya.

BACA JUGA: Pengangkatan Kepsek Tunggu Pelantikan Dewan Pendidikan

Diakuinya, vaksinasi yang dilakukan belum menjangkau seluruh siswa-siswinya. Hal itu karena pihak sekolah mendapat sejumlah hambatan klasik di lapangan.

“Jumlah seluruh siswa 749 orang. Dari jumlah tersebut, yang sudah divaksin 369 murid sementara 380 sisanya belum divaksin.  Hal itu dikarenakan alasan orang tua tidak menyutujui. Pihak sekolah masih mengharapkan agar seluruhnya nanti bisa divaksin,” katanya.

Menurut Pudin, pihaknya akan panggil orang tua siswa yang menolak vaksinasi untuk diberikan pemahaman. Pasalnya, lanjut Pudin, vaksin sangat penting  untuk kegiatan belajar tatap muka agar terhindar dari Covid 19.

“Kalau guru dan staf TU yang semuanya berjumlah 59 orang sudah divaksin tahap satu dan tahap dua,” ujarnya.

BACA JUGA: Persiapan Transformasi Menjadi UISSI, Komisi VIII DPR RI Kunjungi IAIN Cirebon

Adapun vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan tersebut merupakan suntikan dosis pertama. “Untuk vaksinasi dosis dua rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober nanti,” bebernya.

Pantauan Suara Cirebon di lapangan, ratusan pelajar SMPN 2 Kapetakan itu secara tertib mengikuti tahapan vaksinasi, nulai pendaftaran, skrining suhu tubuh dan tekanan darah serta tahapan lainnya. Mereka menyadari pentingnya vaksinasi Covid-19 karena sudah mulai dilakukan pembelajaran tatap muka yang kapasitasnya terus ditambah. (Kirno)

Comment