by

Pantau PTMT di Kota Cirebon Melalui Satgas Covid-19, Pemerintah akan Terus Lakukan Monitoring, Evaluasi, dan Deteksi Dini

KOTA CIREBON, SC- Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) 100 Persen di Kota Cirebon. Pemerintah setempat melalui Satgas Covid-19 akan terus melakukan monitor dan evaluasi PTM serta pendeteksian dini mencegah penyebaran Covid-19. 

Sekretaris Daerah Kota Cirebon Mulyadi yang juga ketua Harian Satgas Covid-19 mengatakan pemerintah akan intens melakukan monitoring dan evaluasi pencegahan Covid-19 di tingkat  pendidikan. 

“Sebagai evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kota Cirebon yang sudah 100 persen ini, kami akan jadwalkan testing di masing-masing sekolah,” katanya kepada wartawan, usai monitoring PTMT di hari kedua, Selasa (11/1/2022).

BACA JUGA: Komisi III DPRD Kota Cirebon, Tresnawaty Minta Disdik Awasi PTM 100 persen

Setelah dua minggu pelaksanaan PTMT, kata Sekda Agus, Satgas secepatnya melakukan evaluasi PTM Terbatas dan Dinas Kesehatan diminta testing di setiap tingkatan pendidikan. 

Agus mengatakan, jika ada siswa yang terpapar, melebihi positif ratenya 5 persen maka pembelajaran tatap muka terbata di Kota Cirebon ditutup kembali. Jika dibawah dari 5 persen. Penutupan dilakukan secara lokal saja, tidak semuanya.

“Keputusan itu, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri, berdasarkan hasil testing nya, positif rate ny melebihi 5 persen, kami tutup PTM nya, dibawah 5 persen PTM lanjut. Sementara kami masih menggunakan regulasi itu,” kata Agus.

BACA JUGA: Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun Warnai PTM 100 persen di Kota Cirebon

Di hari kedua PTMT ini, Agus mengaku, masih banyak siswa yang datang bersamaan sehingga masih menimbulkan kerumunan terlebih dari segi lalulintas yang masih terlihat padat.

Agus mengakui, hal tersebut, harus segera diatasi dengan membagi jam masuk dan jam keluar siswa, untuk menghindari kerumunan di depan sekolah dan padat lalulintas pada jam tersebut. 

“Kami meminta kepada masing-masing kepala sekolah untuk mengatur durasi antara kedatangan dan kepulangan mohon diperhatikan,” tutur Agus.

BACA JUGA: Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati: Peran Guru Percepat Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun

Di hari kedua ini, Agus melakukan monitoring PTMT 100 persen di antaranya di MAN 1, MTSN 1, SMAN 2, SDN Kartini, SMPN 1, SMPN 7, SMPN 6, dan SDN Sadagori Kota Cirebon. (Surya)

Comment