Dikatakan Uu, di era digitalisasi dimana dunia hari ini sudah bersifat terbuka dalam segala hal, sudah tidak layak sebuah kelembagaan yang bersifat umum atau pun pelayanan publik menutup diri ataupun tidak ada keterbukaan informasi.
“Karena itu, saya dan Gubernur Jawa Barat selalu mengingatkan kepada para kepala daerah agar setiap kegiatan harus disampaikan kepada publik, baik itu anggaran dan yang lainnya. Agar segala sesuatunya terbuka dan transparan kepada masyarakat, karena hal tersebut akan menenangkan kita dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan,” papar Uu.
BACA JUGA: Bupati Taruh Harapan Besar pada Bidan, Jadi Pelopor Ibu Asuh Anak Penderita Stunting
Ditambahkan Uu, saat ini keterbukaan informasi menjadi energi yang mampu mengakselerasi proses pencerdasan bangsa dan memperoleh berbagai perubahan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Sehingga, keterbukaan akan menjadi peran utama pada publik dalam melayani masyarakat.
Dan keterbukaan informasi publik melalui media adalah bagian dari rangka mewujudkan peningkatan kepercayaan dan dukungan terhadap pemerintah.
BACA JUGA: Kabupaten Cirebon Belum Bebas Penyakit Patek



















