SUARA CIREBON – Warga Kota Cirebon melelang dukungan suara kepada pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota yang akan bertaung dalam Pemilihan Walikota atau Pilwalkot Cirebon.
Siapa paslon yang berani menurunkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serendah mungkin akan didukung oleh warga Kota Cirebon.
“Kita lelang saja. Siapa paslon yang berani menurunkan serendah mungkin tarif PBB, dipastikan akan kita coblos. Bahkan akan ikut kita kampanyekan,” tutur para warga Kota Cirebon.
Melalui Paguyuban Warga Pelangi Kota Cirebon, warga meminta komitmen politik kepada para paslon yang akan bertarung pada Pilwali Cirebon pada Pilkada Serentak 2024 November 2024 mendatang.
Bahkan pada Kamis, 19 September 2024 kemarin, warga Kota Cirebon mengundang tiga paslon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon untuk hadir khusus membahas masalah kenaikan PBB.
Bertempat di sebuah hotel, acara itu hanya dihadiri dua paslon. Yakni Eti Herawati – Suhendrik dan Dani Mardani – Fitria Pamungkaswati. Sedangkan paslon Effendi Edo dan Siti Farida tidak hadir tanpa alasan jelas.
Dalam acara itu, Paguyuban Warga Pelangi Kota Cirebon meminta pandangan serta komitmen para paslon terhadap keluhan warga soal kenaikan tarif PBB yang dinilai ‘ugal-ugalan’ karena rata-rata mencapai 300 persen.
“Kita minta apa komitmen dan janji para paslon soal kenaikan tarif PBB yang dirasakan sangat memberatkan warga Kota Cirebon,” tutur Hendrawan, coordinator Paguyuban Warga Pelangi Kota Cirebon.



















