SUARA CIREBON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon mencatat adanya peningkatan jumlah pemilih di Kabupaten Cirebon. Berdasarkan hasil rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan (DPB) triwulan II 2025 yang ditetapkan pekan lalu, tercatat jumlah pemilih di Kabupaten Cirebon sebanyak 1.760.362 orang.
Jumlah DPB triwulan II 2025 tersebut, meningkat dibandingkan jumlah pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) pemilu 2014 sebanyak 1.744.362 orang, dengan perincian sebanyak 888.335 pemilih laki-laki dan 872.027 pemilih perempuan.
Ketua KPU kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati mengatakan, kenaikan angka pemilih didominasi oleh pemilih pemula yang berjumlah sekitar 19.848 pemilih. Menurut Esya, jumlah kecamatan penyumbang terbanyak pemilih pemula adalah Kecamatan Sumber.
“Jumlah pemilih pemula di Kecamatan Sumber terdiri dari 36.695 pemilih laki-laki dan 36.999 pemilih perempuan. Sehingga jumlah keseluruhan sebesar 72.685 pemilih,” ujar Esya saat dikonfirmasi, Rabu, 9 Juli 2025.
DPB yang telah ditetapkan tersebut, menurut Esya, merupakan data yang diterima dari KPU RI kemudian dilakukan pencermatan oleh KPU kabupaten Cirebon. Esya memastikan pihaknya melakukan penetapan DPB secara rutin, setiap tiga bulan sekali.
“Selain pemilih pemula, jumlah peningkatan DPT juga dipengaruhi oleh masyarakat yang melakukan pindah domisili. Yang signifikan sih pemilih pemula,” katanya.
Easy menyebut, peningkatan jumlah penduduk sangat mempengaruhi peningkatan jumlah pemilih khususnya pemilih pemula. Menurut Esya, hal itu sudah diprediksi oleh Disdukcapil Kabupaten Cirebon.
“Disdukcapil memprediksi akan ada peningkatan penduduk di Kabupaten Cirebon hingga sebanyak 150.000 orang. Ketika ada kenaikan penduduk, secara otomatis jumlah hak pilih akan mengalami kenaikan,” ujarnya.



















