SUARA CIREBON – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon mengaku telah menyiapkan dana hibah tahap 3 untuk pembinaan insan olahraga yang penyalurannya dilakukan melalui Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KOINI) setempat. Namun, dana tersebut belum bisa dicairkan lantaran masih adanya kisruh di internal KONI.
Hal itu disampaikan, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jois Putra kepada sejumlah awak media, saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin, 28 Juli 2025.
Jois menjelaskan, dana hibah yang diberikan untuk KONI pada tahun 2025 ini sebesar Rp8 miliar. Jumlah tersebut sebelumnya sudah dilakukan pencairan sebanyak 2 kali (termin/tahap). Pencairan tahap ke-3 yakni sisa anggaran sekitar Rp4 miliar telah disiapkan Pemda melalui Dispora.
Namun, menurut Jois, pencairan tahap 3 tidak bisa segera dicairkan, karena berdasarkan SK kepengurusan, masih dipegang oleh orang-orang telah mengundurkan diri. Untuk itu dirinya mendorong agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik.
“KONI sekarang ini sedang tidak baik-baik saja, buktinya banyak pengurus yang mengundurkan diri. Surat pengunduran diri itu juga ditembuskan kepada Dispora dan juga belum disetujui oleh Pengda KONI Jawa Barat,” ujarnya.
Terlebih, imbuh Jois, saat ini pengurus inti (Sekertaris dan Bendahara dan Wakil Ketua) sudah membuat surat pengunduran diri. Karena itu, dirinya menilai kondisi KONI saat ini sedang tidak baik-baik saja.
“Hibah ini jelas tidak bisa dicairkan, dan yang jadi korban siapa? Atlet tentunya. Saya kira posisi ketua sendirian tidak akan mampu menjalankan organisasi ini,” katanya.
Dispora sebagai pembina KON,I menurut Jois, untuk segera menyelesaikan permasalah yang terjadi saat ini. Dispora menurutnya akan segera mencarikan Hibah yang saat ini kondisinya sudah menunggu untuk dicarikan.



















