Kamis, Januari 15, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Kasus Super Flu Meningkat, Terdeteksi 10 di Jabar, IDI Imbau Masyarakat Tak Panik

Islahuddin by Islahuddin
Selasa, 6 Januari 2026
in Berita Utama, Jawa Barat
Reading Time: 3 mins read
A A
Kasus Super Flu Meningkat, Terdeteksi 10 di Jabar, IDI Imbau Masyarakat Tak Panik

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat, dr H Moh Lutfhi.* (Foto: Baim/Dokumen/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Kasus influenza musiman yang disebabkan oleh varian virus influenza A(H3N2) subclade K ditemukan meningkat di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah kasus tertinggi adalah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat, dr H Moh Lutfhi, mengatakan, influenza A(H3N2) subclade K dikenal dengan sebutan “superflu (super flu)”. Berdasarkan laporan, lanjut Luthfi, dari 62 kasus influenza A(H3N2) di Indonesia, sebanyak 10 kasus ditemukan di Jawa Barat.

Lutfhi mengatakan, munculnya varian baru influenza ini, kembali menjadi perhatian publik usai Kementerian Kesehatan melaporkan puluhan masyarakat terjangkit “super flu”.

Di Jawa Barat, seluruh kasus tersebut telah melalui pemeriksaan lanjutan menggunakan metode whole genome sequencing mendalam. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan jenis dan karakteristik virus secara lebih mendalam.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, ada 10 pasien di Jawa Barat yang telah diperiksa dan hasilnya menunjukkan positif setelah dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing,” kata Luthfi dalam keterangannya, Senin, 5 Januari 2026.

Meski demikian, IDI Jawa Barat belum dapat memaparkan secara rinci lokasi atau wilayah persebaran kasus super flu tersebut.

Berita Terkait

Ratusan Ribu Warga Kabupaten Cirebon Dicoret dari BPJS PBI, Layanan dan Perlindungan Kesehatan Warga Miskin Terancam 

Ratusan Ribu Warga Kabupaten Cirebon Dicoret dari BPJS PBI, Layanan dan Perlindungan Kesehatan Warga Miskin Terancam 

Kamis, 15 Januari 2026
Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon Digelar 2027, Diikuti 177 Desa

Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon Digelar 2027, Diikuti 177 Desa

Kamis, 15 Januari 2026
Demo, Pemkab Cirebon Dinilai Gagal Memitigasi Bencana, Singgung RTH, Massa PMII Tuntut Langkah Konkret Penanganan

Demo, Pemkab Cirebon Dinilai Gagal Memitigasi Bencana, Singgung RTH, Massa PMII Tuntut Langkah Konkret Penanganan

Kamis, 15 Januari 2026
5.268 Kendaraan ASN di Kabupaten Cirebon Nunggak Pajak

5.268 Kendaraan ASN di Kabupaten Cirebon Nunggak Pajak

Rabu, 14 Januari 2026

Lutfhi menjelaskan, pengumpulan data, pemetaan wilayah, serta pelacakan penularan merupakan ranah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Kesehatan.

“Kami belum menerima data detail terkait sebaran wilayahnya. Biasanya surveilans epidemiologi menjadi kewenangan Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Di tengah kekhawatiran masyarakat, Lutfhi menekankan pentingnya meluruskan istilah “super flu” yang ramai digunakan.

Menurutnya, istilah tersebut bukanlah terminologi medis resmi. Dalam dunia kedokteran, kondisi tersebut lebih tepat dikategorikan sebagai influenza like illness (ILI), yakni kumpulan gejala flu yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus.

“ILI ini tidak selalu disebabkan oleh satu virus tertentu. Bisa karena virus influenza, tapi juga bisa dipicu oleh virus lain seperti rhinovirus, parainfluenza, atau jenis virus pernapasan lainnya,” terangnya

Luthfi menambahkan, virus influenza memiliki beberapa tipe utama, di antaranya H1N1 dan H3N2. Di Indonesia, tipe H3N2 justru lebih sering ditemukan dibandingkan tipe lainnya. Adapun subclade K yang saat ini terdeteksi merupakan hasil mutasi dari H3N2.

“Mutasi ini memang ada, tetapi perubahannya tidak bersifat ekstrem. Karakteristiknya relatif mirip dengan virus influenza lain yang selama ini sudah dikenal,” jelasnya.

Berdasarkan karakter tersebut, IDI Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik berlebihan. Dari sisi tingkat keparahan, influenza varian ini dinilai tidak jauh berbeda dengan flu pada umumnya. Perbedaannya terletak pada kemampuan penularan yang cenderung lebih cepat.

“Ini pada dasarnya masih virus flu biasa. Tidak perlu disikapi seperti pandemi Covid-19 karena jenisnya sangat berbeda. Tingkat bahayanya pun hampir sama dengan virus flu lainnya, hanya saja penyebarannya bisa lebih cepat,” tutur Lutfhi.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga daya tahan tubuh, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala flu yang berat atau berkepanjangan. Dengan kewaspadaan yang tepat, risiko penyebaran dapat ditekan tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: H3N2IDIIDI JabarJabarSuper Flu
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Ratusan Ribu Warga Kabupaten Cirebon Dicoret dari BPJS PBI, Layanan dan Perlindungan Kesehatan Warga Miskin Terancam 
Berita Utama

Ratusan Ribu Warga Kabupaten Cirebon Dicoret dari BPJS PBI, Layanan dan Perlindungan Kesehatan Warga Miskin Terancam 

by Islahuddin
Kamis, 15 Januari 2026
Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon Digelar 2027, Diikuti 177 Desa
Berita Utama

Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon Digelar 2027, Diikuti 177 Desa

by Islahuddin
Kamis, 15 Januari 2026
Demo, Pemkab Cirebon Dinilai Gagal Memitigasi Bencana, Singgung RTH, Massa PMII Tuntut Langkah Konkret Penanganan
Berita Utama

Demo, Pemkab Cirebon Dinilai Gagal Memitigasi Bencana, Singgung RTH, Massa PMII Tuntut Langkah Konkret Penanganan

by Islahuddin
Kamis, 15 Januari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Sabtu, 28 Desember 2024

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

ASN Pemkot Cirebon Tandatangani Pakta Integritas

ASN Pemkot Cirebon Tandatangani Pakta Integritas

Kamis, 15 Januari 2026
Ratusan Ribu Warga Kabupaten Cirebon Dicoret dari BPJS PBI, Layanan dan Perlindungan Kesehatan Warga Miskin Terancam 

Ratusan Ribu Warga Kabupaten Cirebon Dicoret dari BPJS PBI, Layanan dan Perlindungan Kesehatan Warga Miskin Terancam 

Kamis, 15 Januari 2026
PT BIG Kembalikan Aset BRT ke Pemkot Cirebon

PT BIG Kembalikan Aset BRT ke Pemkot Cirebon

Kamis, 15 Januari 2026
Banyak ASN Pemkab Cirebon dan Kendaraan Plat Merah Nunggak Pajak, Begini Kata Bupati Imron

Banyak ASN Pemkab Cirebon dan Kendaraan Plat Merah Nunggak Pajak, Begini Kata Bupati Imron

Kamis, 15 Januari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.