SUARA CIREBON – Penanganan sampah sejatinya bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, namun butuh kolaborasi semua pihak untuk menyelesaikannya.
Hal itu disampaikan, Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman, saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 yang digelar di Hutan Kota Sumber, pada Jumat, 10 April 2026.
Menurut Wabup Agus Kurniawan, banyaknya masyarakat yang masih membuang sampah sembarang, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam penanganan persoalan sampah yang kian kompleks.
“Sampah menjadi salah satu program prioritas Pemkab Cirebon. Persoalan sampah tidak akan selesai hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan kolaborasi semua pihak,” kata Jigus, sapaan akrabnya.
Menurut Jigus, HPSN yang secara nasional diperingati setiap 21 Februari menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar seremonial, melainkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.
Ia menilai, tantangan terbesar pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon berasal dari pertumbuhan jumlah penduduk serta pola konsumsi masyarakat. Ia pun mendorong masyarakat untuk lebih peduli lingkungan dengan mengurangi sampah dan menjaga kebersihan agar lingkungan tetap bersih dan asri.
“Ini tantangan terbesar kita (pemerintah,red) dengan jumlah penduduk yang cukup besar, sampah juga yang dihasilkan cukup banyak. Sehingga harus ada kepedulian dari masyarakat tentang prilaku kebersihan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala menegaskan, HPSN merupakan gerakan nasional yang bertujuan memotivasi seluruh elemen bangsa agar terlibat dalam pengelolaan sampah.



















