SUARA CIREBON – Mobilitas hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha yang masuk ke wilayah Kota Cirebon dari berbagai daerah, mulai mengalami peningkatan signifikan.
Terkait hal itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon memperketat pengawasan guna memastikan kesehatan hewan-hewan tersebut.
Kepala Bidang Pertanian dan Peternakan DKPPP Kota Cirebon, Kukuh Gunatama memastikan, seluruh hewan kurban yang masuk, baik sapi, kambing, maupun domba, berada dalam kondisi sehat. Fokus utama pemeriksaan saat ini adalah memastikan hewan-hewan tersebut bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta penyakit menular lainnya.
Beberapa langkah yang diambil oleh DKPPP antara lain, pemeriksaan fisik dengan melakukan pengecekan langsung di titik-titik penjualan hewan kurban.
“Memastikan setiap hewan dari luar daerah disertai dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Menurunkan tim medik veteriner untuk memantau kondisi kesehatan hewan secara berkala hingga hari penyembelihan,” kata Kukuh, Senin, 11 Mei 2026.
Kukuh mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir dalam memilih hewan kurban. Namun, pembeli tetap disarankan untuk jeli dan memastikan hewan yang dibeli telah memiliki label atau sertifikat sehat dari dinas terkait.
”Kami terus melakukan pemantauan di lapangan untuk menjamin bahwa hewan kurban yang beredar di Kota Cirebon memenuhi syarat syariat Islam dan standar kesehatan,” ujarnya.
Meskipun didatangkan dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan wilayah sekitar Ciayumajakuning, pasokan hewan kurban di Kota Cirebon diprediksi mencukupi kebutuhan masyarakat untuk Idul Adha tahun ini.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















