SUARA CIREBON – Proyek di Cirebon. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon kembali melaksanakan lelang tahap proyek peningkatan infrastruktur jalan tahun 2026.
Pada lelang proyek tahap dua ini, sebanyak 91 paket pekerjaan akan dilelang melalui LPSE, sementara 23 paket pekerjaan merupakan pengadaan langsung (dasung).
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, mengatakan proses lelang dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Diperkirakan, proses lelang mulai berjalan paling lambat pekan depan.
“Selain 91 paket itu ada juga 23 paket pengadaan langsung,” ujar Rezza, Senin, 11 Mei 2026.
Menurut Rezza, proyek perbaikan jalan ini tersebar di berbagai wilayah dari barat sampai timur Kabupaten Cirebon. Nilai proyek bervariasi mulai dari sekitar Rp400 juta hingga Rp2,5 miliar per paket pekerjaan.
Rezza menjelaskan, seluruh pekerjaan difokuskan pada peningkatan kualitas jalan melalui metode betonisasi.
“Ini memang menjadi tugas dan tanggung jawab kami dalam melakukan perbaikan jalan sesuai program Bupati. Jadi, tidak melihat ramai atau tidaknya suatu ruas jalan,” kata Rezza.
Pihaknya menargetkan kondisi jalan mantap di Kabupaten Cirebon dapat tercapai pada 2029. Saat ini, tingkat kemantapan jalan hingga akhir 2025 kemarin berada di angka sekitar 86 persen.
Dengan demikian, masih ada sekitar200 kilometer jalan dengan kondisi kurang baik, yakni rusak ringan maupun rusak berat.
Rezza mengakui, masih banyak ruas jalan yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya mengapresiasi berbagai laporan dan masukan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di daerah ini.
“Kami berterima kasih atas informasi dari masyarakat terkait kondisi jalan ini,” paparnya.
Anggaran perbaikan sejumlah jalan ini tidak hanya mengandalkan APBD Kabupaten Cirebon. Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya mencari dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk percepatan perbaikan infrastruktur jalan.
Pada 2026 ini terdapat tiga ruas jalan kabupaten yang direncanakan mendapat bantuan dari pemerintah provinsi. Saat ini, menurut dia, masih dalam proses tahap asistensi Detail Engineering Design (DED).
“Mudah-mudahan bisa terealisasi seperti bantuan provinsi tahun sebelumnya,” harapnya
Sejumlah ruas jalan Kabupaten Cirebon yang mendapat dukungan anggaran pembangunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2025 kemarin berada di wilayah Pasaleman, Ciledug, Tonjong-Luwiasem, Kramat, Cisaat, Mandala hingga Pasawahan.
Sementara, untuk tahap ketiga lelang infrastruktur jalan, DPUTR menyiapkan sekitar 70 paket pekerjaan tambahan dengan nilai mayoritas di bawah Rp1 miliar dan tetap menggunakan konstruksi betonisasi. “Kami targetkan proses lelang tahap ketiga selesai paling lambat September, sehingga setelah itu tinggal fokus pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















