Rabu, Mei 20, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Banjir di Cirebon, Delapan Desa di Waled Terendam, Ribuan Warga Terdampak

Baim by Baim
Rabu, 20 Mei 2026
in Berita Utama, Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Banjir Di Cirebon, Delapan Desa Di Waled Terendam, Ribuan Warga Terdampak

Banjir di salah satu desa Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terpantau masih belum surut, hingga Selasa, 19Mei 2026 siang.* (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Banjir di Cirebon. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon, sejak Senin, 18 Mei 2026 siang hingga malam, mengakibatkan Bendungan Surakatiga di perbatasan Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan meluap. Kondisi tersebut menyebabkan ribuan rumah di delapan desa Kecamatan Waled, terendam banjir.

Selain ribuan rumah warga, banjir juga merendam ratusan hektare lahan pertanian di kawasan tersebut.

Bagi masyarakat setempat, banjir seolah menjadi rutinitas tahunan. Mereka seakan berlangganan banjir setiap kali musim penghujan tiba. Kondisi tersebut, tidak hanya menimbulkan trauma tapi juga telah menghantui masyarakat di wilayah terdampak.

Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) Kecamatan Waled yang juga Kuwu Waled Kota, Afiat mengatakan, berbagai upaya penanganan yang sudah dilakukan pemerintah daerah, sejauh ini dinilai belum memberikan hasil maksimal. Terbukti, ancaman luapan air terus membayangi keselamatan dan kenyamanan warga sepanjang tahun.

Menurut Afiat, setidaknya ada delapan desa terdampak banjir paling parah yakni Desa Ciuyah, Ambit, Mekarsari, Gunungsari, Karangsari, Cikulak Kidul, Cibogo, dan Desa Cisaat.

Hingga Selasa, 19 Mei 2026 siang, banjir di sejumlah titik desa terdampak belum juga surut. Di beberapa titik ketinggian air mencapai hampir 1 meter. Hal itu, membuat aktivitas warga sepenuhnya terhenti dan banyak warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Cirebon dan pihak-pihak terkait telah berupaya melakukan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pekerjaan penyodetan sungai hingga normalisasi saluran. Namun, hasilnya belum terasa signifikan,” kata Afiat, Selasa, 19 Mei 2026 siang,

Berita Terkait

Disdik Kota Cirebon Segera Rumuskan Spmb 2026

Disdik Kota Cirebon Segera Rumuskan SPMB 2026

Rabu, 20 Mei 2026
Dprd Kabupaten Cirebon Desak Pembenahan Tata Kelola Aset Daerah

DPRD Kabupaten Cirebon Desak Pembenahan Tata Kelola Aset Daerah

Selasa, 19 Mei 2026
Jalan Karangwangun-Pakusamben Cirebon Rusak Parah

Jalan Karangwangun-Pakusamben Cirebon Rusak Parah

Selasa, 19 Mei 2026
Program Ketahanan Pangan Desa Serang Cirebon Ternak Puyuh Hasilkan Jutaan Rupiah

Program Ketahanan Pangan Desa Serang Cirebon Ternak Puyuh Hasilkan Jutaan Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026

Menurutnya, penanganan banjir di Kecamatan Waled tidak bisa lagi hanya mengandalkan kemampuan pemerintah daerah. Diperlukan langkah penanganan yang bersifat terpadu dan menyeluruh yang melibatkan tiga tingkatan pemerintahan, yaitu Pemerintah Kabupaten Cirebon, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Pemerintah Pusat.

“Selain perbaikan infrastruktur, perubahan pola hidup masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan juga menjadi kunci penting agar masalah ini tidak terus berulang setiap tahunnya,” ujar Afiat.

Sementara, Kuwu Cibogo, Ahmad Hudori, menyampaikan keprihatinannya atas dampak banjir kali ini, yang merendam ribuan rumah warga di delapan desa tersebut. Ia menyebut dari delapan desa yang terdampak terdapat empat desa yang kategori paling parah yakni, Desa Ambit, Ciuyah, Gunungsari dan Desa Mekarsari.

“Di Desa Cibogo air mulai memasuki pekarangan dan rumah warga sejak pukul 04.00 WIB dini hari dengan ketinggian yang terus bertambah dengan cepat,” kata Ahmad Hudori.

Pria yang akrab disapa Ahud ini menilai, penanganan banjir di Kecamatan Waled harus segera mendapat perhatian serius dan intervensi langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ia menyerukan agar Pemerintah Provinsi segera mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi pertemuan antara pemerintah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon.

“Pertemuan tersebut dinilai sangat krusial untuk mencari solusi yang tepat, cepat, dan tegas demi mengakhiri masalah banjir tahunan ini,” tegasnya.

Ahud menilai akar permasalahan banjir di Waled tidak semata-mata disebabkan oleh curah hujan yang turun di wilayah Cirebon saja, melainkan juga dipengaruhi oleh air kiriman yang berasal dari Kabupaten Kuningan. Posisi geografis Waled yang berada di hilir membuat wilayah itu menjadi daerah penampung aliran air dari wilayah hulu.

“Tanpa campur tangan langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mustahil masalah banjir Waled ini akan teratasi tuntas. Apalagi di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, kemampuan daerah sangat terbatas. Apakah kondisi ini akan terus dibiarkan begitu saja setiap tahunnya?” tanya Ahud.

Warga setempat pun mendesak pemerintah untuk mempercepat normalisasi sungai, perbaikan menyeluruh pada infrastruktur bendungan dan tanggul, serta pembangunan gorong-gorong dan saluran pembuangan dengan kapasitas memadai.

Selain perbaikan fisik, masyarakat juga menuntut adanya mekanisme koordinasi lintas wilayah yang lebih kuat dan terstruktur sebagai bentuk mitigasi jangka panjang. Hal ini agar kerugian materiil maupun gangguan aktivitas akibat banjir tidak lagi menjadi pemandangan rutin yang harus ditanggung oleh ribuan warga di Kecamatan Waled.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: BanjirBanjir di CirebonCirebonWaled
Baim

Baim

Berita Terkait

Disdik Kota Cirebon Segera Rumuskan Spmb 2026
Cirebon

Disdik Kota Cirebon Segera Rumuskan SPMB 2026

by Muhammad Surya
Rabu, 20 Mei 2026
Dprd Kabupaten Cirebon Desak Pembenahan Tata Kelola Aset Daerah
Cirebon

DPRD Kabupaten Cirebon Desak Pembenahan Tata Kelola Aset Daerah

by Dede Kurniawan
Selasa, 19 Mei 2026
Jalan Karangwangun-Pakusamben Cirebon Rusak Parah
Cirebon

Jalan Karangwangun-Pakusamben Cirebon Rusak Parah

by Baim
Selasa, 19 Mei 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Hari Buruh Dan Kemuliaan Kerja: Meneguhkan Martabat Dalam Setiap Peran

Hari Buruh dan Kemuliaan Kerja: Meneguhkan Martabat dalam Setiap Peran

Jumat, 1 Mei 2026
Dpkpp Imbau Pengembang Di Cirebon Segera Serahkan Psu

DPKPP Imbau Pengembang di Cirebon Segera Serahkan PSU

Kamis, 30 April 2026
Ayunda, Anak Yatim Piatu Di Cirebon Hidup Sederhana, Tetap Semangat Sekolah, Tahun Ini Terima Pip

Ayunda, Anak Yatim Piatu di Cirebon Hidup Sederhana, Tetap Semangat Sekolah, Tahun Ini Terima PIP

Kamis, 30 April 2026
Pengedar Obat Keras Di Cirebon Dibekuk Di Kosan Watubelah

Pengedar Obat Keras di Cirebon Dibekuk di Kosan Watubelah

Kamis, 30 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.