SUARA CIREBON – Banjir di Cirebon. Rumah milik Temu (51), warga Blok Pilang Tonggo, Desa Pilangsari, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, ambruk diterjang derasnya banjir luapan Sungai Kedungpane, pada Selasa, 19 Mei 2026 dinihari lalu.
Rumah yang dihuni empat orang anggota keluarga itu ambruk sekitar pukul 01.00 WIB. Beruntung, saat rumah roboh seluruh penghuni sedang berada di luar rumah untuk menyelamatkan barang-barang agar tidak terseret banjir.
“Ambruk dari bagian belakang dulu, dapur, kemudian semuanya, beruntung saat kejadian kami berserta keluarga selamat,” kata Temu, saat ditemui, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurut Temu, banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut biasanya tidak berlangsung lama, sehingga banyak warga memilih bertahan di rumah dan enggan mengungsi.
“Namun, karena kondisi rumah yang rusak parah akibat diterjang arus, untuk sementara kami terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.
Temu mengatakan, pemerintah desa telah turun untuk meninjau kondisi rumahnya. Setelah mencatat kondisi dan kerusakan yang timbul akibat terjangan banjir Sungai Kedungpane, lanjut Temu, pihak desa melapor ke Dinas Sosial untuk dilakukan asesmen.
”Saya berharap ada bantuan dari pemerintah supaya hidup dengan nyaman bersama keluarga,” tandasnya.
Sementara itu, Kuwu Pilangsari Muadi, mengatakan, pemerintah desa bersama petugas Puskesos telah melakukan langkah penanganan awal dengan melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Cirebon.
Selanjutnya, petugas akan melakukan pendataan kebutuhan tempat tinggal sementara bagi korban sambil menunggu proses pengajuan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Baznas.
“Sebelumnya, terjadi hujan deras dengan durasi cukup lama pada Senin (18 Mei 2026) malam, yang menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam banjir. Air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar Muadi.
Bahkan, lanjut Muadi, banjir sempat merendam jembatan penghubung warga di Blok Pilang Dalem menuju Jalan Pilang Raya. Melihat kondisi tersebut, pihaknya meminta warga bersiap mengungsi dan mencari tempat yang lebih aman karena hujan masih terus mengguyur wilayah tersebut hingga dini hari.
“Banjir tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, hanya kerugian material terutama rumah-rumah yang berada sangat dekat dengan bantaran Sungai Kedungpane,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.


















