Selasa, September 8, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

INOVASI Mencari Solusi Penanganan Banjir Rob di Cirebon

Islahuddin by Islahuddin
Senin, 8 Juni 2026
in Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A
Inovasi Mencari Solusi Penanganan Banjir Rob Di Cirebon

Pertemuan refleksi para mitra Program Inovasi membahas solusi banjir rob SDN 3 Ambulu, Losari, beberapa hari lalu.* (Foto: Diskominfo Kabupaten Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Dampak perubahan iklim mulai dirasakan sekolah-sekolah yang berada di kawasan pesisir Kabupaten Cirebon, salah satunya SDN 3 Ambulu di Kecamatan Losari.  Salah satu dampak yang paling dirasakan adalah sekolah kerap tergenang banjir rob. Kondisi tersebut membutuhkan solusi yang tepat, agar para murid tidak menjadi pihak yang dirugikan.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan refleksi para mitra Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), kemitraan pendidikan Australia-Indonesia atas kolaborasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon di salah satu hotel, Kecamatan Kedawung, Rabu-Kamis, 3-4 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai tantangan yang dihadapi sekolah pesisir akibat perubahan iklim, sekaligus mencari solusi berbasis riset untuk mengatasi persoalan dibahas serius.

Seperti diketahui, posisi SDN 3 Ambulu yang berada di kawasan pesisir kerap terdampak banjir rob, cuaca ekstrem, serta ketidakpastian penghasilan keluarga nelayan yang berpengaruh terhadap kehadiran dan konsentrasi belajar siswa.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Kabupaten Cirebon, Eva Musyaerofah, mengatakan, persoalan tersebut memerlukan penanganan lintas sektor agar solusi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami mendorong kebijakan berbasis data, terutama untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak nelayan,” kata Eva.

Berita Terkait

Kebakaran Di Cirebon

Gudang Jamur Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah dan Gudang Mebel

Senin, 7 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau

BPBD Kota Cirebon Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Kabid Ketersediaan, Kerawanan Dan Distribusi Pangan Dkpp Kabupaten Cirebon, Moch Muslih Saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Penemuan 196 Karung Beras Bantuan Pangan Di Sebuah Rumah Di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Senin, 7 September 2026.

Asal-usul 196 Karung Beras Bantuan Pangan di Rumah Warga Waled Diselidiki

Senin, 7 September 2026
Wali Kota Cirebon Effendi Edo Saat Melantik 26 Pejabat Administrator Dan Pejabat Pengawas Di Lingkungan Pemkot Cirebon Di Lapangan Upacara Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Senin, 7 September 2026.

26 Pejabat Eselon III dan IV Pemkot Cirebon Dilantik

Senin, 7 September 2026

Sementara, Peneliti UPI, Dr. Irena, menjelaskan, dampak perubahan iklim saat ini tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga memengaruhi keberlangsungan pendidikan anak-anak.

“Layanan pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Situasi di SDN 3 Ambulu menunjukkan bahwa dampak iklim sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN 3 Ambulu, Syaotun, mengungkapkan, sekolahnya menghadapi berbagai tantangan akibat kondisi lingkungan pesisir. Selain infrastruktur yang terdampak banjir rob, tingkat kehadiran siswa juga kerap menurun ketika cuaca memburuk.

Meski demikian, ia optimistis kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan peneliti dapat menghasilkan langkah yang lebih efektif dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Kami berharap ada solusi yang lebih terencana dan berkelanjutan,” ucap Syaotun.

Ia mengatakan, wilayah pesisir memiliki kerentanan tinggi terhadap dampak perubahan iklim. Kondisi ekonomi keluarga yang bergantung pada sektor perikanan dan hasil laut membuat dampak tersebut turut memengaruhi akses dan kualitas pendidikan anak-anak.

Syaotun mengusulkan sejumlah langkah strategis, antara lain penyesuaian kalender akademik di wilayah terdampak, pengembangan metode pembelajaran yang lebih fleksibel, serta penguatan materi perubahan iklim dalam proses pembelajaran di sekolah.

Melalui kolaborasi antara UPI, Bapperida Kabupaten Cirebon, dan para mitra INOVASI, diharapkan lahir berbagai rekomendasi kebijakan dan model penanganan yang dapat diterapkan tidak hanya di Kabupaten Cirebon, tetapi juga di daerah pesisir lainnya yang menghadapi tantangan serupa.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: Banjir RobBanjir Rob di CirebonCirebonInovasi
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Kebakaran Di Cirebon
Cirebon

Gudang Jamur Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah dan Gudang Mebel

by Islahuddin
Senin, 7 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau
Cirebon

BPBD Kota Cirebon Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

by Muhammad Surya
Senin, 7 September 2026
Kabid Ketersediaan, Kerawanan Dan Distribusi Pangan Dkpp Kabupaten Cirebon, Moch Muslih Saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Penemuan 196 Karung Beras Bantuan Pangan Di Sebuah Rumah Di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Senin, 7 September 2026.
Cirebon

Asal-usul 196 Karung Beras Bantuan Pangan di Rumah Warga Waled Diselidiki

by Vicky Sugiarto
Senin, 7 September 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kebakaran Di Cirebon

Gudang Jamur Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah dan Gudang Mebel

Senin, 7 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau

BPBD Kota Cirebon Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Kabid Ketersediaan, Kerawanan Dan Distribusi Pangan Dkpp Kabupaten Cirebon, Moch Muslih Saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Penemuan 196 Karung Beras Bantuan Pangan Di Sebuah Rumah Di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Senin, 7 September 2026.

Asal-usul 196 Karung Beras Bantuan Pangan di Rumah Warga Waled Diselidiki

Senin, 7 September 2026
Wali Kota Cirebon Effendi Edo Saat Melantik 26 Pejabat Administrator Dan Pejabat Pengawas Di Lingkungan Pemkot Cirebon Di Lapangan Upacara Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Senin, 7 September 2026.

26 Pejabat Eselon III dan IV Pemkot Cirebon Dilantik

Senin, 7 September 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.