Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Ekonomi Bisnis

Dolar AS Melonjak, Ekspor Rotan Sintetis Cirebon Terdampak

Islahuddin by Islahuddin
Jumat, 12 Juni 2026
in Ekonomi Bisnis, Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A
Dolar As Melonjak, Ekspor Rotan Sintetis Cirebon Terdampak

Sejumlah pekerja tengah mengayam rotan sintetis di salah satu pabrik furnitur Kabupaten Cirebon, belum lama ini.* (Foto: Islah/Dokumen/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Industri furnitur dan kerajinan rotan sintetis menjadi salah satu sektor yang terdampak lonjakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus angka Rp17.997,05. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah menyebabkan harga bahan baku rotan sintetis menanjak naik.

Pelaku ekspor furnitur rotan sintetis asal Cirebon, Vladimir Dicky Santoso mengatakan, penguatan dolar AS berdampak negatif pada biaya operasional. Faktor utama yang menyebabkan hal tersebut, karena industri masih bergantung pada komoditas impor untuk bahan baku sintetis.

Menurut Vladimir, meroketnya harga bahan baku impor dan anjloknya permintaan global hingga 50 persen membuat para pelaku ekspor terancam gulung tikar.

“Kita beli bahan baku naiknya gila-gilaan. Bahan baku seperti rotan sintetis berbasis biji plastik yang murni impor, harus dibeli dengan harga tinggi karena kenaikan yang sudah mencapai 100 persen. Begitu juga dengan busa untuk cushion (bantal untuk kursi, red),” ujar Vladimir, Kamis, 11 Juni 2026.

Ironisnya, lanjut Vladimir, produk furnitur sintetis Indonesia kini telah kehilangan taji di pasar internasional. Selain lonjakan harga bahan baku, kenaikan biaya produksi ini diperparah oleh posisi tawar pembeli (buyers) luar negeri yang memanfaatkan situasi pelemahan rupiah untuk menekan harga jual.

“Sebelum rupiah melemah saja, kita sudah kalah harga dari Vietnam yang skala pabriknya lebih besar dan profesional. Produk sintetis kita benar-benar sudah tidak bisa berkompetisi lagi,” kata Vladimir.

Untuk dapat bertahan, dirinya memutar haluan dengan memangkas produksi furnitur sintetis dan mengalihkan strategi ke produk berbahan rotan alami (natural). Langkah penyelamatan ini diambil lantaran pasokan rotan alami domestik relatif melimpah dan tidak terdampak fluktuasi kurs secara langsung.

“Meski tren pasar global mulai kembali melirik produk natural, namun volume pasar furnitur natural tidak seluas furnitur sintetis outdoor, sehingga belum mampu menutup seluruh kerugian perusahaan,” katanya.

Menurutnya, kondisi industri furniture kini semakin mengkhawatirkan akibat lesunya ekonomi global pascakonflik dagang geopolitik. Berdasarkan data lapangan, volume permintaan ekspor tahun ini menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Berita Terkait

Sejumlah Sppg Di Kota Cirebon Berhenti Sementara

Sejumlah SPPG di Kota Cirebon Berhenti Sementara

Jumat, 12 Juni 2026
Warga Jagapura Cirebon Diduga Dibunuh Perampok, Ditemukan Luka Di Kepala Korban, Perhiasan Emas Raib

Warga Jagapura Cirebon Diduga Dibunuh Perampok, Ditemukan Luka di Kepala Korban, Perhiasan Emas Raib

Jumat, 12 Juni 2026
Nilai Tka Di Bawah Rata-Rata Nasional, Disdik Kabupaten Cirebon Apresiasi Capaian Puluhan Siswa Yang Raih Nilai Maksimal

Nilai TKA di Bawah Rata-rata Nasional, Disdik Kabupaten Cirebon Apresiasi Capaian Puluhan Siswa yang Raih Nilai Maksimal

Jumat, 12 Juni 2026
Disdukcapil Kabupaten Cirebon Raih Penghargaan

Disdukcapil Kabupaten Cirebon Raih Penghargaan

Kamis, 11 Juni 2026

“Ini efek berantai yang panjang sejak perang dagang AS, sehingga permintaan dari luar negeri sangat rendah,” jelasnya.

Kondisi tersebut memaksa pelaku usaha mengurangi pemanfaatan jasa perajin lokal di sekitar pabrik. Akibatnya, sektor ketenagakerjaan di tingkat akar rumput pun mulai menerima hantaman.

Pihak eksportir menilai, sentuhan dan sabuk pengaman dari pemerintah terhadap industri kreatif berorientasi ekspor masih sangat minim. Vladimir mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret, terutama dalam menstabilkan nilai tukar rupiah di angka psikologis, Rp16.000.

Pelaku usaha juga mengkhawatirkan adanya kekakuan harga, di mana harga bahan baku di tingkat pemasok lokal tidak akan turun meskipun nantinya kurs dolar AS melandai.

Satu-satunya harapan eksportir kepada pemerintah saat ini adalah menstabilkan rupiah. Sebab ketika rupiah berada di kisaran Rp16.000, harga produk tersebut bakal kembali bisa berkompetisi di pasar global.

“Perlu juga ada komunikasi atau lobi antarnegara dari pemerintah dengan negara pemasok biji plastik untuk mengendalikan harga bahan baku ini,” pungkasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDolar ASEksporRotan Sintetis
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Sejumlah Sppg Di Kota Cirebon Berhenti Sementara
Cirebon

Sejumlah SPPG di Kota Cirebon Berhenti Sementara

by Muhammad Surya
Jumat, 12 Juni 2026
Warga Jagapura Cirebon Diduga Dibunuh Perampok, Ditemukan Luka Di Kepala Korban, Perhiasan Emas Raib
Berita Utama

Warga Jagapura Cirebon Diduga Dibunuh Perampok, Ditemukan Luka di Kepala Korban, Perhiasan Emas Raib

by Vicky Sugiarto
Jumat, 12 Juni 2026
Nilai Tka Di Bawah Rata-Rata Nasional, Disdik Kabupaten Cirebon Apresiasi Capaian Puluhan Siswa Yang Raih Nilai Maksimal
Cirebon

Nilai TKA di Bawah Rata-rata Nasional, Disdik Kabupaten Cirebon Apresiasi Capaian Puluhan Siswa yang Raih Nilai Maksimal

by Dede Kurniawan
Jumat, 12 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Uin Siber Cirebon Dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi Di Lahan Wakaf

UIN Siber Cirebon dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi di Lahan Wakaf

Rabu, 20 Mei 2026
Dprd Kabupaten Cirebon Tetapkan Tiga Perda

DPRD Kabupaten Cirebon Tetapkan Tiga Perda

Rabu, 20 Mei 2026
Banjir Di Cirebon, Sungai Cijurai Meluap, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Banjir di Cirebon, Sungai Cijurai Meluap, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Rabu, 20 Mei 2026
Skandal Perselingkuhan Wakil Ketua Dprd Kota Cirebon, Fatimah Beri Kesaksian Di Sidang Bk

Skandal Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fatimah Beri Kesaksian di Sidang BK

Rabu, 20 Mei 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.