Selasa, Juli 7, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Tolak Provinsi Tatar Sunda, Tokoh Pantura Dorong Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon

Muhammad Surya by Muhammad Surya
Selasa, 7 Juli 2026
in Cirebon, Jawa Barat
Reading Time: 2 mins read
A A
Tolak Provinsi Tatar Sunda, Tokoh Pantura Dorong Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon

Pernyataan penolakan usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi “Provinsi Tatar Sunda” yang makin menguat di media sosial masyarakat Cirebon.* (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Gelombang penolakan terhadap usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Tatar Sunda makin menguat. Di tengah proses yang tengah bergulir, sejumlah tokoh dan elemen masyarakat di wilayah Cirebon kembali menyuarakan percepatan pembentukan Provinsi Cirebon sebagai daerah otonomi baru (DOB).

​Wacana pemekaran ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga identitas budaya, sejarah, serta karakter khas masyarakat Cirebon, yang dinilai berbeda dari wilayah Jawa Barat lainnya. Polemik ini memuncak seiring munculnya kekhawatiran dari sebagian masyarakat Pantai Utara (Pantura) terkait potensi tergerusnya identitas budaya lokal, jika perubahan nama provinsi tersebut benar-benar direalisasikan.

Mantan Ketua Dewan Kesenian Kota Cirebon (DKKC), Ahmad Jajuli, menegaskan, jika aspirasi pembentukan Provinsi Cirebon ingin diperjuangkan secara serius, maka aspek perbedaan budaya dan perlindungan identitas harus dijadikan fondasi utama.

Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher

​“Kalaupun usulan perubahan nama sempat bergulir di DPRD, realisasi Provinsi Cirebon memang masih membutuhkan proses panjang. Namun jika masyarakat ingin mandiri, isu perbedaan kultur dan perlindungan identitas harus menjadi motor penggerak utama,” ujar Ahmad Jajuli, Senin, 6 Juli 2026.

Berita Terkait

Luka Korban Penganiayaan Oknum Polisi Keluar Belatung

Luka Korban Penganiayaan Oknum Polisi Keluar Belatung

Selasa, 7 Juli 2026
Wabup Cirebon Jigus Soroti Pentingnya Publikasi Kegiatan

Wabup Cirebon Jigus Soroti Pentingnya Publikasi Kegiatan

Selasa, 7 Juli 2026
Mangkir Kerja, Banyak Asn Pemkot Cirebon Terlilit Masalah Keuangan, Potongan Pinjaman Terlalu Besar, Sisa Gaji Tak Mencukupi

Mangkir Kerja, Banyak ASN Pemkot Cirebon Terlilit Masalah Keuangan, Potongan Pinjaman terlalu Besar, Sisa Gaji tak Mencukupi

Selasa, 7 Juli 2026
Dprd Kabupaten Cirebon: Pertanggungjawaban Apbd Bukan Semata Penyerapan Anggaran

DPRD Kabupaten Cirebon: Pertanggungjawaban APBD bukan Semata Penyerapan Anggaran

Senin, 6 Juli 2026

Jajuli mengatakan, eksistensi masyarakat Cirebon sebenarnya telah diakui secara administratif di tingkat nasional. Ia menunjuk data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencantumkan Suku Cirebon sebagai entitas tersendiri dalam pendataan kategori suku bangsa di Indonesia.

​“BPS telah mencantumkan Suku Cirebon secara terpisah. Hal itu menjadi bentuk pengakuan administratif terhadap eksistensi masyarakat Cirebon sebagai suku bangsa tersendiri,” tegasnya.

​Selain masalah penamaan, sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan simbol dan kegiatan budaya di tingkat provinsi turut memicu sorotan. Beberapa di antaranya adalah penamaan Gedung Negara Jayadewata, format peringatan milangkala (hari jadi), hingga pelaksanaan tradisi Ider-ideran.

Sejumlah kebijakan tersebut dinilai kurang memperhatikan sensitivitas budaya masyarakat Cirebon yang memiliki akar sejarah tersendiri.

Secara historis, wilayah Cirebon merupakan bekas wilayah kekuasaan Kesultanan Cirebon. Kebudayaan yang hidup di wilayah ini merupakan hasil akulturasi dari berbagai unsur, mulai dari Jawa, Sunda, Islam, Tionghoa, hingga budaya pesisir.

Berdasarkan latar belakang tersebut, masyarakat di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) menilai nama “Jawa Barat” jauh lebih netral. Nama yang digunakan saat ini merujuk pada letak geografis, bukan pada identitas etnis tertentu.

Sebaliknya, penggunaan nama “Provinsi Tatar Sunda” dikhawatirkan dapat menimbulkan persepsi bahwa seluruh warga di provinsi tersebut berasal dari etnis Sunda. Hal ini dinilai berpotensi mengabaikan keberagaman budaya dan bahasa yang selama ini hidup subur di wilayah Pantura.

Meski kelompok pro-perubahan nama provinsi berargumen bahwa istilah “Sunda” merujuk pada kawasan geopolitik kuno (Sunda Besar/Sunda Kecil) dan bukan semata-mata identitas etnis, pandangan tersebut dinilai belum mampu meredakan kekhawatiran masyarakat sipil di kawasan Pantura.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonPanturaProvinsi CirebonProvinsi Tatar Sunda
Muhammad Surya

Muhammad Surya

Berita Terkait

Luka Korban Penganiayaan Oknum Polisi Keluar Belatung
Cirebon

Luka Korban Penganiayaan Oknum Polisi Keluar Belatung

by Dede Kurniawan
Selasa, 7 Juli 2026
Wabup Cirebon Jigus Soroti Pentingnya Publikasi Kegiatan
Cirebon

Wabup Cirebon Jigus Soroti Pentingnya Publikasi Kegiatan

by Islahuddin
Selasa, 7 Juli 2026
Mangkir Kerja, Banyak Asn Pemkot Cirebon Terlilit Masalah Keuangan, Potongan Pinjaman Terlalu Besar, Sisa Gaji Tak Mencukupi
Berita Utama

Mangkir Kerja, Banyak ASN Pemkot Cirebon Terlilit Masalah Keuangan, Potongan Pinjaman terlalu Besar, Sisa Gaji tak Mencukupi

by Muhammad Surya
Selasa, 7 Juli 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Luka Korban Penganiayaan Oknum Polisi Keluar Belatung

Luka Korban Penganiayaan Oknum Polisi Keluar Belatung

Selasa, 7 Juli 2026
Wabup Cirebon Jigus Soroti Pentingnya Publikasi Kegiatan

Wabup Cirebon Jigus Soroti Pentingnya Publikasi Kegiatan

Selasa, 7 Juli 2026
Mangkir Kerja, Banyak Asn Pemkot Cirebon Terlilit Masalah Keuangan, Potongan Pinjaman Terlalu Besar, Sisa Gaji Tak Mencukupi

Mangkir Kerja, Banyak ASN Pemkot Cirebon Terlilit Masalah Keuangan, Potongan Pinjaman terlalu Besar, Sisa Gaji tak Mencukupi

Selasa, 7 Juli 2026
Dprd Kabupaten Cirebon: Pertanggungjawaban Apbd Bukan Semata Penyerapan Anggaran

DPRD Kabupaten Cirebon: Pertanggungjawaban APBD bukan Semata Penyerapan Anggaran

Senin, 6 Juli 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.