SUARA CIREBON – Tawuran di Cirebon antarpelajar disertai aksi kejar-kejaran pecah di Jalan Fatahillah, masuk wilayah Desa Megu Gede, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Rabu, 15 Juli 2026 siang.
Aksi kejar-kejaran di jalan raya itu menimbulkan keresahan masyarakat pengguna jalan. Terlebih, di antara para pelajar yang terlibat tawuran tersebut, ada yang menggunakan senjata tajam.
Dalam aksi kejar-kejaran tersebut, satu pelajar terjatuh dan langsung diamankan warga untuk diserahkan kepada petugas kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Weru, Ipda Ahmad Suhadi, membenarkan adanya aksi tuwuran di sertai kejar-kejaran sekelompok pelajar.
“Benar telah terjadi tawuran antarpelajar di Jalan Fatahillah masuk Desa Megugede. Jumlah pelajar yang tawuran kurang lebih ada sembilan orang dari salah satu sekolah di Kabupaten Cirebon,” ujar Ahmad Suhadi.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, lanjut Suhadi, peristiwa berawal saat beberapa pelajar yang tengah pulang sekolah mengendarai sepeda motor hendak menuju arah Desa Palir.
Ketika lewat bawah flyover tol, berpapasan dengan kelompok pelajar dari sekolah lain yang langsung melakukan pengejaran sambil mengacungkan senjata tajam.
“Dari situlah aksi kejar-kejaran terjadi. Tepatnya di depan Megu Cilik, satu orang terjatuh kemudian diamankan oleh warga dan dibawa ke Polsek Weru,” ujarnya.
Dalam persitiwa tersebut, warga juga mengamankan satu bilah senjata tajam jenis celurit.
“Tapi belum diketahui kepemilikannya karena tertinggal di TKP. Untuk korban jiwa tidak ada, hanya saja sweater salah pelajar terkena sabetan senjata tajam, beruntungnya tidak sampai mengalami luka-luka,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















