Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Akses TPAS Gunung Santri Kembali Disegel, Warga Tuntut Realisasi MoU Termasuk Aktivasi BPJS Kesehatan

Islahuddin by Islahuddin
Selasa, 28 Juli 2026
in Cirebon, Berita Utama
Reading Time: 3 mins read
A A
Akses Tpas Gunung Santri Kembali Disegel, Warga Tuntut Realisasi Mou Termasuk Aktivasi Bpjs Kesehatan

Portal besi tampak terpasang di akses masuk TPAS Gunung Santri. Portal itu dipasang warga sebagai protes atas menagih realisasi MoU yang dijanjikan Pemkab Cirebon.* (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Warga Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon kembali menyegel akses masuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Gunung Santri. Penyegelan TPAS tersebut dilakukan sejak Jumat, 24 Juli 2026 hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon segera merealisasikan isi nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya.

Warga menilai sejumlah poin kesepakatan antara Pemkab Cirebon dan Pemerintah Desa (Pemdes) Kepuh belum sepenuhnya dijalankan, terutama terkait akses pengaktifan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi masyarakat terdampak. Padahal, selama ini keberadaan TPAS Gunung Santri telah berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan warga sekitar.

Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher

Perwakilan warga Desa Kepuh, Popo Hartopo, mengatakan, penyegelan tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga setempat. Aksi tersebut juga sekaligus sebagai upaya warga mendesak Pemkab Cirebon untuk segera memenuhi komitmen yang telah tertuang dalam MoU.

“Kami kembali menyegel TPAS Gunungsantri karena isi kesepakatan dalam MoU, khususnya Pasal 5 terkait akses pengaktifan BPJS PBI APBD Kabupaten Cirebon bagi warga Desa Kepuh, belum direalisasikan,” ujar Popo, Senin, 27 Juli 2026.

Popo menjelaskan, warga hanya meminta pemerintah menjalankan perjanjian yang telah disepakati bersama antara Pemdes Kepuh dan Pemkab Cirebon, tidak menuntut hal-hal yang di luar kesepakatan.

“Apa yang sudah disepakati harus dilaksanakan. Kami memahami ada mekanisme dan aturan, tetapi yang kami dorong adalah bagaimana komitmen dalam MoU itu benar-benar dijalankan,” tegasnya.

Ia menilai persoalan pengaktifan BPJS PBI APBD menjadi hal mendesak karena menyangkut kebutuhan kesehatan masyarakat. Pasalnya, saat ini terdapat warga Desa Kepuh yang baru melahirkan bayi prematur dan membutuhkan kepastian pembiayaan perawatan.

Menurut Popo, persoalan yang dihadapi warga desa tersebut bukan persoalan kecil. Warga yang menjalani proses persalinan dan melahirkan bayi prematur sangat membutuhkan BPJS PBI segera aktif.

“Warga itu sangat membutuhkan BPJS PBI segera aktif agar pelayanan kesehatan tidak terkendala,” terangnya.

Popo mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon. Namun, DLH masih membutuhkan waktu untuk melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Selain persoalan kesehatan, warga juga mempertanyakan peran DPRD Kabupaten Cirebon dalam menyikapi persoalan TPAS Gunung Santri. Menurut Popo, hingga kini belum ada pembahasan khusus melalui kegiatan reses terkait aspirasi masyarakat Desa Kepuh.

“Sejak anggota dewan terpilih sampai sekarang belum ada reses yang membahas persoalan TPAS maupun masalah kesehatan warga,” tegasnya.

Kasi Ekonomi dan Pembangunan Desa Kepuh, Sukaya, mengatakan, Pemdes Kepuh mendukung langkah yang dilakukan warga. Dukungan tersebut lantaran tuntutan yang disampaikan masih dalam koridor pelaksanaan MoU.

“Yang diminta masyarakat hanya pelaksanaan Pasal 5 dalam MoU. Saat ini masih ada warga yang BPJS-nya belum aktif, bahkan ada beberapa yang membutuhkan layanan kesehatan segera,” ujar Sukaya.

Menurut Sukaya, warga tidak menolak keberadaan TPAS secara sepihak. Warga hanya meminta pemerintah memenuhi kewajiban sesuai kesepakatan.

“Kami hanya meminta akses khusus pengaktifan BPJS segera diberikan. Kalau itu sudah berjalan, maka akses TPAS akan dibuka kembali,” katanya.

Selain layanan kesehatan, warga juga meminta Pemkab Cirebon segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi bagian dari isi kesepakatan.

“Kami berharap pemerintah segera menindaklanjutinya,” harapnya.

Warga berharap Pemkab Cirebon segera mengambil langkah konkret agar seluruh poin kesepakatan dapat direalisasikan. Dengan terpenuhinya komitmen tersebut, aktivitas TPAS Gunungsantri diharapkan kembali berjalan normal tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat sekitar.

Kepala UPTD Pemrosesan Akhir Sampah DLH, Wahyudi, membenarkan adanya penyegelan akses masuk ke TPAS Gunung Santri. Ia tidak dapat memastikan lamanya penyegelan akses masuk TPAS tersebut.

Berita Terkait

Kunci Bersama Summit 2026, Bupati Imron Beberkan Potensi Investasi Di Kabupaten Cirebon

Kunci Bersama Summit 2026, Bupati Imron Beberkan Potensi Investasi di Kabupaten Cirebon

Selasa, 28 Juli 2026
Parkir Liar Di Cirebon, Puluhan Pengendara Didenda Rp250 Ribu

Parkir Liar di Cirebon, Puluhan Pengendara Didenda Rp250 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026
3.964 Warga Desa Kepuh Cirebon Masuk Desil 1-5

3.964 Warga Desa Kepuh Cirebon Masuk Desil 1-5

Selasa, 28 Juli 2026
Mahasiswa Kkn Uin Siber Cirebon Sosialisasikan Sertifikasi Halal Bagi Umkm Desa Mandala

Mahasiswa KKN UIN Siber Cirebon Sosialisasikan Sertifikasi Halal bagi UMKM Desa Mandala

Selasa, 28 Juli 2026

“Tidak dapat ditentukan, sampai kapan penyegelan akses masuk ini,”‘ ujarnya, Senin, 27 Juli 2026.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: BPJS KesehatanCirebonKabupaten CirebonTPAS Gunung Santri
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Kunci Bersama Summit 2026, Bupati Imron Beberkan Potensi Investasi Di Kabupaten Cirebon
Cirebon

Kunci Bersama Summit 2026, Bupati Imron Beberkan Potensi Investasi di Kabupaten Cirebon

by Islahuddin
Selasa, 28 Juli 2026
Parkir Liar Di Cirebon, Puluhan Pengendara Didenda Rp250 Ribu
Cirebon

Parkir Liar di Cirebon, Puluhan Pengendara Didenda Rp250 Ribu

by Muhammad Surya
Selasa, 28 Juli 2026
3.964 Warga Desa Kepuh Cirebon Masuk Desil 1-5
Cirebon

3.964 Warga Desa Kepuh Cirebon Masuk Desil 1-5

by Vicky Sugiarto
Selasa, 28 Juli 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kunci Bersama Summit 2026, Bupati Imron Beberkan Potensi Investasi Di Kabupaten Cirebon

Kunci Bersama Summit 2026, Bupati Imron Beberkan Potensi Investasi di Kabupaten Cirebon

Selasa, 28 Juli 2026
Parkir Liar Di Cirebon, Puluhan Pengendara Didenda Rp250 Ribu

Parkir Liar di Cirebon, Puluhan Pengendara Didenda Rp250 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026
3.964 Warga Desa Kepuh Cirebon Masuk Desil 1-5

3.964 Warga Desa Kepuh Cirebon Masuk Desil 1-5

Selasa, 28 Juli 2026
Akses Tpas Gunung Santri Kembali Disegel, Warga Tuntut Realisasi Mou Termasuk Aktivasi Bpjs Kesehatan

Akses TPAS Gunung Santri Kembali Disegel, Warga Tuntut Realisasi MoU Termasuk Aktivasi BPJS Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.