Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh dari Harapan

Dede Kurniawan by Dede Kurniawan
Rabu, 29 Juli 2026
in Cirebon, Ekonomi Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh Dari Harapan

Kondisi Pasar "Minggu" Palimanan yang makin sepi usai sejumlah pedagang memilih tidak lagi berjualan karena enggan ditempatkan di lantai dua.* (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Kondisi Pasar Palimanan terpantau kian makin sepi. Padahal bangunan pasarnya baru satu tahun yang lalu direnovasi. Usai direvitalisasi dengan anggaran lebih dari Rp15 miliar, Pasar Palimanan memiliki bangunan dua lantai dengan masing-masing lantai terdapat puluhan kios.

Meski bangunan pasar terlihat lebih megah dan tertata, pasar yang oleh masyarakat Cirebon disebut dengan Pasar Minggu Palimanan ini, malah terlihat makin sepi.

Ditengarai, revitalisasi bangunan pasar tradisional itulah yang mengubah segalanya. Banyak pedagang enggan untuk menempati kios khususnya lantai dua.

Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon, Suhartono mengakui, kondisi Pasar Palimanan makin sepi setelah dilakukan revitalisasi.

“Kondisi Pasar Palimanan saat ini jauh lebih sepi dibandingkan sebelum direvitalisasi. Aktivitas jual beli di kios, los maupun lapak pedagang mengalami penurunan cukup signifikan,” ujar Suhartono didampingi Kabid Sarana dan Pelaku Distribusi, Teguh Mulyono, kepada awak media, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurut Suhartono, salah satu pemicunya adalah faktor fisik bangunan pasar yang berubah menjadi dua lantai. Menurutnya, perubahan desain bangunan ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan karakter pasar tradisional.

“Pedagang yang sebelumnya berjualan di lantai dasar sempat ditempatkan di lantai dua. Namun, minimnya pengunjung membuat mereka memilih kembali turun ke bawah,” katanya.

Di sisi lain, dikatakan Suhartono jumlah pedagang aktif hingga saat ini terus mengalami penyusutan. Dari total 527 pedagang yang tercatat memiliki kios, los maupun lapak, hanya 302 pedagang yang masih aktif berjualan.

Berita Terkait

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

Rabu, 29 Juli 2026
Lp2M Uin Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

LP2M UIN Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

Rabu, 29 Juli 2026
Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

Rabu, 29 Juli 2026
Prodi Pai Uin Siber Cirebon Pertahankan Akreditasi Unggul Dari Lamdik

Prodi PAI UIN Siber Cirebon Pertahankan Akreditasi Unggul dari LAMDIK

Rabu, 29 Juli 2026

“Sebanyak 225 pedagang memilih menutup usahanya dan tidak lagi memanfaatkan tempat yang tersedia. Dibangunnya Pasar Palimanan dengan konsep lantai dua itu sudah melalui kajian, salah satunya adalah keterbatasan lahan, di satu sisi jumlah pedagang cukup banyak,” jelasnya.

Sementara, Lanjut Suhartono, ruang yang tersedia tidak mampu mengakomodasi seluruh pedagang dengan pola aktivitas pasar tradisional yang selama ini berjalan. Namun pihaknya tidak tinggal diam melihat kondisi itu.

“Berbagai upaya pun dilakukan agar pasar tersebut dapat kembali dimanfaatkan secara optimal dan mampu menarik minat pedagang maupun pembeli. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Bulog, membuka kios pengendali inflasi di Pasar Palimanan,” jelasnya.

Kehadiran kios itu diharapkan Suhartono mampu meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Selain itu, Disdagin juga tengah mengkaji sejumlah bentuk relaksasi bagi para pedagang agar mereka terdorong kembali menempati kios yang tersedia.

“Lesunya aktivitas pasar juga berdampak langsung terhadap penerimaan retribusi daerah. Hingga saat ini, realisasi retribusi Pasar Palimanan per Juli 2026, baru mencapai Rp237 juta atau sekitar 45,57 persen dari target tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp432 juta,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Pelaku Distribusi, Teguh Mulyono menyampaikan, sebanyak 35 toko emas yang selama ini menjadi ikon Pasar Palimanan justru memilih hengkang dan pindah menyewa ruko di seberang pasar.

“Padahal, beban retribusi di dalam pasar relatif lebih murah. Namun, lesunya kunjungan pembeli menjadi alasan utama pedagang memilih keluar,” imbuhnya.

Perlu diketahui, pedagang kios di Pasar Palimanan dikenakan retribusi sebesar Rp5.500 per hari. Di luar itu terdapat iuran kebersihan sebesar Rp2.000 per hari. ***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonKabupaten CirebonPasar PalimananRevitalisasi Pasar Palimanan
Dede Kurniawan

Dede Kurniawan

Berita Terkait

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana
Cirebon

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

by Islahuddin
Rabu, 29 Juli 2026
Lp2M Uin Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah
Cirebon

LP2M UIN Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

by Arif Rahman
Rabu, 29 Juli 2026
Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional
Cirebon

Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

by Vicky Sugiarto
Rabu, 29 Juli 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

Rabu, 29 Juli 2026
Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh Dari Harapan

Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh dari Harapan

Rabu, 29 Juli 2026
Lp2M Uin Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

LP2M UIN Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

Rabu, 29 Juli 2026
Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

Rabu, 29 Juli 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.