SUARA CIREBON – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon memperketat pengawasan pemenuhan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Standar menu MBG mengacu pada petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN) serta Angka Kecukupan Gizi (AKG) berdasarkan Permenkes Nomor 28 Tahun 2019.
Ketua Tim Kerja Gizi Dinkes Kabupaten Cirebon, Musrifah, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Cirebon, dr. Teti Rostianty, mengatakan standardisasi gizi menjadi salah satu aspek yang dipantau dalam pelaksanaan MBG.
“Petunjuk teknis mereka sudah mengacu pada Permenkes Nomor 28 Tahun 2019. Untuk standardisasi gizinya menggunakan angka kecukupan gizi bagi penduduk Indonesia,” ujar Teti, Kamis, 13 Agustus 2026.
Menurutnya, kebutuhan gizi dalam MBG tidak disamaratakan. Menu harus disesuaikan dengan kelompok penerima manfaat, seperti anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui yang memiliki kebutuhan gizi berbeda.
Untuk memastikan standar tersebut diterapkan, Dinkes melibatkan puskesmas dan tenaga ahli gizi di masing-masing wilayah. Mereka turut memantau menu yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Di puskesmas kami memiliki ahli gizi yang kami tugaskan juga untuk memantau standardisasi gizi yang ada di SPPG,” katanya.
Teti mengakui, Dinkes masih menerima sejumlah aduan terkait menu MBG. Salah satunya terjadi saat Ramadan, ketika sejumlah SPPG menyajikan menu kering yang dinilai tidak sesuai dengan petunjuk teknis BGN.
Sebagai tindak lanjut, puskesmas melakukan pembinaan kepada SPPG sekaligus memberikan masukan mengenai standar menu yang harus dipenuhi.
“Rekan-rekan puskesmas melakukan pembinaan ke SPPG untuk memberikan masukan seperti apa sebaiknya standar menu tersebut,” ujarnya.
Pengawasan juga dilakukan melalui koordinasi di tingkat kecamatan dengan melibatkan puskesmas, kepolisian, TNI, dan unsur kecamatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MBG di lapangan tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















