SUARA CIREBON – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memobilisasi bantuan logistik dan peralatan darurat untuk penanganan pascagempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Kabupaten Sikka.
Bantuan dikirim dari gudang logistik BNPB di Flores Timur dan disalurkan menggunakan transportasi darat, laut, serta udara untuk menjangkau wilayah terdampak yang mengalami keterbatasan akses.
Hingga 16 Agustus 2026, BNPB telah menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Sikka berupa lima unit tenda pengungsi, 146 tenda keluarga berukuran 4 x 4 meter, 200 kasur lipat, 400 tikar, 400 selimut, 300 paket sembako, 100 paket kids ware, 10 genset, 100 hygiene kit, lima water tank, tiga baterai light tower, dan dua charger light tower.
Bantuan tersebut tercatat dalam berita acara serah terima dan dinyatakan dalam kondisi utuh, baik, dan lengkap.
Distribusi bantuan kemudian dilakukan secara bertahap ke sejumlah wilayah terdampak. Untuk menjangkau warga di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, BNPB menggunakan jalur laut dengan kapal atau perahu.
Moda laut dipilih karena kondisi geografis Palue sebagai wilayah kepulauan serta adanya gangguan akses pascagempa. Pemerintah juga mengoptimalkan jalur udara dan darat untuk mempercepat pengiriman bantuan ke lokasi yang sulit dijangkau.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan pentingnya percepatan penanganan melalui pengaktifan posko di wilayah terdampak.
Menurut dia, posko diperlukan agar pendataan, pencarian dan pertolongan, serta penanganan pengungsi berjalan secara terkoordinasi dan efektif.
Selain BNPB, sejumlah kementerian dan lembaga turut mengerahkan sumber daya untuk menangani dampak gempa. Pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota terdampak untuk memastikan bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan di lapangan.
BNPB menyatakan pemantauan terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat terus dilakukan. Mobilisasi logistik dan peralatan akan disesuaikan dengan perkembangan penanganan tanggap darurat di wilayah terdampak.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

















