SUARA CIREBON – SMP Negeri 2 Palimanan meraih Juara 1 Kategori Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Paripurna Jenjang SMP/Sederajat Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
Prestasi yang diselenggarakan BKKBN Provinsi Jawa Barat pada 10 Agustus 2026 itu mengantarkan SMPN 2 Palimanan menjadi wakil Kabupaten Cirebon dan Provinsi Jawa Barat dalam Apresiasi SSK Klasifikasi Paripurna tingkat nasional.
Bupati Cirebon H Imron mengapresiasi prestasi yang diraih SMPN 2 Palimanan. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan satuan pendidikan dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam lingkungan sekolah.
“Ini bukan sekadar kemenangan, tetapi menjadi bukti bahwa sekolah di Kabupaten Cirebon mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di Jawa Barat,” ujar Imron, Kamis, 20 Agustus 2026.
Imron mengatakan, prestasi tersebut juga menjadi bukti komitmen Pemkab Cirebon dalam meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk melalui kebijakan penyelenggaraan SSK.
“Salah satunya melalui Peraturan Bupati Cirebon Nomor 46 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Siaga Kependudukan, mendapatkan hasil yang nyata,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, mengatakan pembangunan kependudukan berkualitas perlu dimulai sejak dini melalui pendidikan dan literasi di lingkungan sekolah.
“SSK adalah garda terdepan dalam membentuk remaja yang berkarakter, peduli isu kependudukan, serta siap menyongsong Indonesia Emas,” ujar Fitri, sapaan akrab kepala DPPKBP3A.
Menurut Fitri, SMPN 2 Palimanan menunjukkan komitmen dan inovasi dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan melalui kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler PIK-R, serta pembiasaan budaya sekolah yang ramah anak dan berwawasan lingkungan.
DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menilai komitmen, dedikasi, dan inovasi berkelanjutan seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Palimanan menjadi faktor penting dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam kurikulum dan kegiatan sekolah.
“Karena itu, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menyatakan dukungan penuh kepada SMP Negeri 2 Palimanan untuk melangkah dan meraih predikat terbaik dalam Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Klasifikasi Paripurna di Tingkat Nasional,” tandasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara kepala sekolah, guru, komite, dan siswa menjadi modal penting untuk meraih hasil terbaik di tingkat nasional. Prestasi tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Cirebon.
“Kami percaya, ikhtiar dan kolaborasi yang telah dibangun oleh Kepala Sekolah, dewan guru, komite, dan seluruh siswa SMPN 2 Palimanan akan membuahkan hasil terbaik serta menjadi teladan dan inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Cirebon maupun di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Kepala SMPN 2 Palimanan, Abdul Ajid Aripin, menyebut pendidikan kependudukan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang siap menghadapi tantangan kependudukan di masa depan. Melalui program SSK, sekolah terus membangun kesadaran peserta didik mengenai isu kependudukan dan kesehatan reproduksi.
“Melalui Sekolah Siaga Kependudukan, kami berkomitmen membentuk peserta didik yang memahami isu kependudukan, memiliki kesadaran akan kesehatan reproduksi, serta tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, bertanggung jawab, dan siap menyongsong masa depan bangsa,” ucapnya.
Keberhasilan SMPN 2 Palimanan meraih Juara 1 SSK tingkat Jawa Barat menjadi modal untuk menghadapi penilaian tingkat nasional. Pemkab Cirebon berharap prestasi tersebut dapat berlanjut sekaligus memperkuat implementasi pendidikan kependudukan di sekolah-sekolah lainnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















