SUARA CIREBON – Dua tim peneliti UIN Siber Cirebon meraih pendanaan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama (MoRA–The Awakened Indonesia Research Funds Program) 2026 dengan total nilai Rp1,9 miliar.
Kedua tim tersebut memperoleh pendanaan pada bidang Sains dan Teknologi. Penetapan penerima program tercantum dalam Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 380 Tahun 2026.
Informasi penetapan tersebut disampaikan melalui Surat Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Nomor B-5754/SJ/B.X/PP.04/09/2026 tertanggal 17 September 2026.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mujib Ubaidillah, M.Pd., mengatakan dua tim tersebut mengusung penelitian di bidang sains bahan alam serta pengembangan teknologi pendidikan.
Tim pertama memperoleh pendanaan multiyears sebesar Rp1,5 miliar. Penelitian tersebut diketuai Dr. Azmi Azhari, M.Si., bersama Dr. Laita Nurjanah, M.Si., Dra. Asri Peni Wulandari, Ph.D., Ayu Wandira, M.Si., dan Dr. Rini Atianti.
Penelitian berjudul “Eksplorasi Potensi Antibiotik Baru dari Fungi Endofit Liken Gunung Ciremai dengan Pendekatan Multiomik dan Osmac sebagai Sumber Bahan Baku Halal Berkelanjutan.”
Riset tersebut mengeksplorasi potensi fungi endofit liken Gunung Ciremai sebagai sumber bahan alam untuk pengembangan antibiotik baru. Penelitian juga diarahkan pada pengembangan bahan baku halal yang berkelanjutan.
Sementara itu, tim kedua memperoleh pendanaan Rp400 juta. Penelitian diketuai Dr. Saifuddin, M.Ag., dengan anggota Heru Murdianto, M.Pd., Okma Arnila, M.Si., dan Sokid, M.Kom.
Penelitian tim kedua berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Berbasis Plugged-Unplugged Learning untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Digital Madrasah.”
Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan model pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial untuk mendukung transformasi pendidikan digital di madrasah.
Kedua penelitian tersebut sekaligus memperkuat bidang riset yang dikembangkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, khususnya pada sains dan teknologi serta transformasi digital pendidikan.
Raihan pendanaan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem akademik kampus, seiring rencana pembentukan Fakultas Sains, Teknologi, dan Industri Halal. Sebelumnya, rencana pembentukan fakultas tersebut telah melalui proses verifikasi.
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., mengapresiasi capaian dua tim peneliti tersebut.
“Selamat dan sukses atas raihan hibah bersaing penelitian MoRA The AIR Funds. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus menghasilkan penelitian yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Aan.
Pendanaan tersebut diharapkan mendorong pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang sains, teknologi, pendidikan digital, dan industri halal.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















