KOTA CIREBON, SC- Penandatanganan kontrak penugasan kewajiban pelayanan publik atau public service obligation (PSO) untuk angkutan laut dan kereta api bisa membuat pelayanan angkutan subsidi terus berjalan.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja ke Cirebon, Selasa (31/12).
Ia mengatakan penandatanganan tersebut sangatlah penting, dikarenakan ini berkaitan dengan masyarakat banyak atau masyarakat luar yang terpinggir yang telah menjadi perhatian Menhub RI.
“Mengapa ini penting, soalnya, hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat banyak atau luar dan terpinggir di pulau-pulau terluar itu jadi perhatian kita,” katanya.
Selain itu, dikatakan Budi, servis segala bentuk subsidi sudah mulai bisa dijalankan pada tanggal 1 Januari 2020.
“Jadi kapal-kapal yang menuju ke Manado, ke Maluku, NTT, Papua, Natuna itu sudah bisa berjalan,” paparnya.
Budi mengungkapkan, untuk PT KAI mulai 1 Januari 2020 juga sudah bisa kembali melayani para penumpangnya, karena untuk PSO dan IMO untuk perawatan telah dibayarkan.
“Tentu kereta api sudah bisa tenang, karena PSO nya sudah dibayar IMO nya untuk perawatan sudah dibayar dan mereka bisa menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya
Dalam kesemoatan ini Budi berpesan agar operator angkutan massal bisa memberikan pelayanan secara maksimal dan lebih baik lagi kepada masyarakat agar daya saing tetap terjaga.
“Saya berpesan dengan operator untuk memberikan layanan yang lebih baik tahun ini. Karena kita ingin negara kita ini mempunyai daya saing yang baik. Kalau pelayanan itu dilakukan dengan baik insya Allah daya saing, turis yang datang ke sini akan senang,” katanya
Untuk diketahui, penandatanganan kesepakatan dilakukan Kemenhub dengan beberapa perusahaan BUMN dan swasta yang bergerak di bidang pelayaran, tentang penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik Angkutan Laut serta Peluncuran Aplikasi Digital Untuk Tol Laut Logistik Tahun Anggaran 2020. (M Surya)



















