by

Ketua PPS: Hasil Pilwu Megu Cilik Tak Draw

KABUPATEN CIREBON, SC- Selisih perolehan suara pada Pemilihan Kuwu (Pilwu) di Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon cukup tipis, yakni hanya 3 suara. Selisih tipis suara tersebut terjadi antara calon kuwu terpilih dan salah satu calon kuwu petahana. Bahkan, saking ketatnya perolehan suara sempat dikabarkan hasil pilwu Desa Megu Cilik draw.

Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, Aditya Arif Maulana, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, ketatnya perolehan suara pada Pilwu di desa tersebut, sempat membuat hasil akhirnya dikabarkan draw.

“Perolehan suara di Desa Megu Clik, Kecamatan Weru sangat tipis hingga sempat dikabarkan draw. Memang beritanya draw, sebenarnya selisih 3 suara,” ujar Adit, Rabu (24/11/2021).

Namun, kata Adit, selisih suara tersebut baru diketahui dari kabar yang banyak beredar WhatsApp grup. DPMD, lanjut Adit,i belum mengeluarkan pernyataan resmi karena proses rekap masih berjalan.

“Tapi ini belum resmi (rekapitulasi DPMD, red), saya hanya lihat yang bertebaran di grup WA,” kata Adit.

Pernyataan resmi DPMD harus berdasarkan hasil rekap dari kecamatan yang sudah ditandatangani camat setempat. Terkait proses rekap, ia mengaku belum bisa memastikan lama waktu yang dibutuhkan. Sesuai Perbup yang ada, kata dia, lamanya waktu rekap diatur hingga batas maksimal 14 hari.

“Sesuai Perbup itu, dari panitia ke BPD 7 hari lalu dari BPD ke kecamatan 7 hari, baru setelah itu ke kita,” paparnya.

Adit menjelaskan, jika memang fakta hasil rekapnya nanti tercatat selisihnya hanya 3 suara, maka calon yang unggul dengan 3 suara tersebut yang ditetapkan sebagai Kuwu terpilih. Sebaliknya, jika ternyata hasilnya draw, maka penentuannya dilihat dari TPS yang tingkat kehadiran pemilihnya paling tinggi.

“Misal ada 485 kehadiran atau yang mencoblos. Nah, di TPS itu yang unggul siapa, itu yang ditetapkan sebagai kuwu terpilih,” paparnya.

BACA JUGA: Mayoritas Ingin Kuwu Baru

Sementara itu, Ketua KPPS Desa Megu Cilik, Ius Yunus, menegaskan, hasil Pilwu di desa tersebut tidak draw. Pihaknya sudah melakukan rekapitulasi hari itu juga dan menetapkan calon dengan nomor urut 2 yakni Muttakin Billah sebagai kuwu terpilih. Menurut Yunus, suara yang diraih calon nomor urut 2 tersebut unggul tipis 3 suara dengan pesaingnya yang tak lain adalah calon kuwu petahana.

Total suara yang diraih calon kuwu nomor urut 2 sebanyak 1.709. Sedangkan calon kuwu nomor urut 4 atau petahana meraih 1.706 suara.

“Tidak draw, kita sudah rekapitulasi. Dari rekapitulasi itu quick qount-nya mungkin salah mengirimkan data. Hasil rekapnya sudah dikirim ke DPMD. Kalau jumlah calon (Kuwu, red) semuanya ada 4,” ungkapnya. (Islah)

Comment