Penyelidikan kasus ini bermula saat anggota Komisi VIII DPR RI,I Selly Andriany Gantina bersama perwakilan Kemensos RI melakukan monitoring penyaluran bansos di Kantor Pos Kota Cirebon, sepekan lalu.
Pada monitoring itu, Selly mendapatkan pengaduan dari masyarakat bahwa bansos dari pemerintah sering dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Tidak tanggung-tanggung oknum tersebut memotong bansos dari pemerintah dengan nilai Rp20 ribu sampai Rp100 ribu.
BACA JUGA: 562 Warga Desa Sindangjawa Terima BLT
Selain itu, politisi PDI Perjuangan itu kerap mendapatkan pengaduan, penerima bansos harus belanja kebutuhan pokok kepada warung tertentu yang ditetapkan oleh oknum koordinator di bawah.
“Saya juga menyayangkan adanya mobilisasi mengarahkan KPM penerima bantuan agar belanja sembako di warung tertentu. Penerima bantuan, bebas belanja di mana saja,” ujarnya.
Mantan Wakil Bupati Cirebon itu mengaku banyak pengaduan masyarakat kepada dirinya, soal penyaluran bansos tersebut.
BACA JUGA: Pemkab Cirebon Salurkan BLT BBM Via Pos



















