SUARA CIREBON – Mendekati masa pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon ke KPU pada 27-29 Agustus mendatang, prediksi pasangan calon yang akan diusung partai politik untuk didaftarkan pun, makin ramai dibicarakan publik.
Salah satunya, pasangan H Imron-H Agus Kurniawan Budiman yang diprediksi bakal diusung koalisi PDIP – Partai NasDem serta PKS.
Menanggapi hal itu, salah seorang bakal calon Wakil Bupati Cirebon, Yoga Setiawan mengaku tidak panik. Yoga yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Bupati Cirebon melalui PDI Perjuangan (PDIP) meyakini, sampai saat ini rekomendasi dari DPP PDIP untuk Kabupaten Cirebon belum turun.
“Sejauh ini memang Jigus (Agus Kurniawan Budiman, red) menjadi orang yang digadang-gadang akan mendampingi Pak Imron sebagai cawabup. Tapi ini belum final, dinamikanya masih sangat dinamis beberapa minggu ini,” kata Yoga, Rabu, 7 Agustus 2024.
Berdasarkan informasi yang diterima Yoga, Agus Kurniawan Budiman memang sudah mendapatkan persetujuan dari DPC hingga DPD PDIP Jawa Barat.
Namun, dirinya meyakini partai berlambang banteng moncong putih itu mempunyai mekanisme tersendiri untuk menentukan calon bupati maupun wakil bupati.
Karena menurutnya, walau bagaimanapun DPP menjadi pemegang kekuasaan untuk mengeluarkan rekomendasi.
“Kalau saya mengalir saja, kan sudah melalui proses pendaftaran di tingkat DPC. Selain itu juga saya sudah melewati penilaian di tingkat DPC dan DPD,” ujarnya.
Yoga mengaku, saat ini sudah ada beberapa partai politik yang mendekati dirinya untuk berganti kendaraan politik menghadapi Pilkada. Namun dirinya tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan saat ini.
“Direkomendasikan atau tidak saya akan tetap menjadi kader PDI-P. Untuk itu saya tidak mau gegabah mengambil sikap sekarang ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, menjelang tahapan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon ke KPU, tensi politik sedikit memanas. Meski begitu, sejumlah partai politik yang selama ini telah membangun koalisi, masih belum berani mendeklarasikan pasangan calon yang akan diusung di Pilkada.
Kondisi tersebut, membuat peta politik di Kabupaten Cirebon masih sangat dinamis. Koalisi yang telah terbentuk pun masih berpeluang pecah atau membangun koalisi baru.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















