SUARA CIREBON – Sektor perhotelan di Kabupaten Cirebon mulai menunjukkan peningkatan keterisian (okupansi) kamar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cirebon, Ida Kartika, mengatakan, pemesanan kamar di Desember ini mengalami kenaikan 10 sampai 15 persen.
Meski belum signifikan, namun peningkatan okupansi tersebut merupakan tren positif jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya saat terjadi pandemi Covid-19.
Ida mengungkapkan, kenaikan okupansi kamar mulai terasa sejak minggu ini. Namun, tingkat pemesanan kamar masih bergantung pada masing-masing hotel. Beberapa hotel mencatat kenaikan signifikan, sementara yang lain masih dalam tahap perbaikan.
“Kami sudah melihat peningkatan pemesanan kamar di beberapa hotel, meskipun tidak merata di seluruh hotel,” ujar Ida Kartika, Kamis, 19 Desember 2024.
Ida menjelaskan, peningkatan okupansi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk selesainya Pilkada, masa libur sekolah, dan gencarnya promosi wisata oleh para pelaku pariwisata.
“Wisata sekarang semakin berkembang. Dengan kemudahan akses melalui dunia digital, wisatawan bisa mencari dan memesan hotel dengan lebih mudah,” kata Ida.
Ia optimis libur akhir tahun ini dapat membantu meningkatkan pendapatan sektor perhotelan yang sempat terpuruk pada bulan-bulan sebelumnya.


















