SUARA CIREBON – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon mengadakan kegiatan bersih-bersih sampah di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis, 5 Juni 2025.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu mengambil tema “Hentikan Polusi Plastik”.
Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan, menjelaskan, tema hentikan polusi plastik diambil dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia merujuk pada permasalahan sampah khususnya sampah plastik yang sudah sangat mengkhawatirkan.
“Ini merupakan sebuah seruan global yang menegaskan pentingnya aksi kolektif untuk menghentikan krisis plastik yang semakin mengancam ekosistem dan kesehatan manusia, bukan hanya di Kabupaten Cirebon, tetapi juga menjadi fokus Pemerintah Indonesia bahkan dunia,” kata Iwan, di sela kegiatan.
Iwan mengakui, sampah plastik sangat sulit untuk diselesaikan. Pasalnya, secara alamiah, lanjut dia, sampah plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa terurai.
“Berdasarkan kajian Bappenas pada tahun 2022, kandungan sampah di Kabupaten Cirebon ini antara organik dan anorganik-nya, 60 berbanding 40 persen. Dari perbandingan itu, angka sampah anorganik sangat tinggi,” ujarnya.
Dengan jumlah sampah plastik yang mencapai 60 persen, lanjut Iwan, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah melakukan berbagai Langkah, seperti membuat surat edaran kepada seluruh minimarket supaya tidak lagi memakai plastik kemasan belanja.
Kemudian, lanjut dia, ada program desa bersih untuk mendorong dan memulai mengolah sampah khususnya sampah-sampah berbahan plastik yang bisa didaur ulang, serta bisa memilah dari rumah.



















