SUARA CIREBON – Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI bekerja sama dengan UIN Siber Cirebon menggelar Focus Group Discussion (FGD) program MoRA The AIR Funds di Hotel Grand Tryas, Cirebon.
Kegiatan ini membahas penguatan ekosistem riset nasional guna mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat. Program MoRA The AIR Funds (Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesia Research Funds) menjadi salah satu instrumen pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan keagamaan.
Kepala PUSPENMA Kemenag RI, Ruchman Basori, menyatakan program tersebut diarahkan untuk menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Riset tidak boleh lagi elitis dan berjarak dari realitas. Setiap rupiah dari dana abadi harus menjadi solusi nyata atas problem masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani, menegaskan pentingnya penguatan riset berbasis teknologi di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami tidak hanya mengejar publikasi, tetapi juga memastikan riset mampu melahirkan inovasi yang meningkatkan daya saing bangsa,” katanya.
Program MoRA The AIR Funds didukung dana abadi pendidikan untuk periode 2024–2025 dan difokuskan pada sejumlah bidang, di antaranya pembangunan sumber daya manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.
Dalam FGD tersebut juga disampaikan bahwa pengajuan riset harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain berkualifikasi doktor, memiliki jabatan akademik minimal lektor, serta memenuhi indikator kinerja penelitian.
Adapun tema prioritas riset meliputi ekonomi kreatif, kesehatan dan farmasi, pelayanan keagamaan, studi keagamaan, sosial humaniora, sains dan teknologi, serta pendidikan dan bahasa.
Program ini menargetkan luaran berupa publikasi pada jurnal internasional bereputasi, perolehan kekayaan intelektual, serta penyusunan naskah kebijakan berbasis riset.
Tahapan program dimulai dari pendaftaran proposal pada Maret hingga April 2026, dilanjutkan proses seleksi hingga Agustus 2026, dan implementasi riset dijadwalkan mulai Agustus 2026. Skema pendanaan diberikan secara kompetitif sesuai bidang penelitian.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















