SUARA CIREBON – Dinas Pendidikan terus berupaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Cirebon, salah satunya melalui program revitalisasi sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, pada tahun 2026 ini, program revitalisasi sekolah akan mulai dilaksanakan.
Program ini, menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan secara menyeluruh.
Ronianto menjelaskan, tahun ini pemerintah pusat akan menggelontorkan anggaran untuk revitalisasi sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Cirebon.
“Tahun ini mohon doanya akan ada revitalisasi sekolah, yang terdiri dari 166 SD dan 36 SMP. Kegiatan revitalisasi ratusan sekolah tersebut, menggunakan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN,” kata Roni, sapaan akrab Ronianto, usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu, 2 Mei 2026.
Roni mengatakan, program tersebut, di luar kegiatan yang telah direncanakan dalam APBD dan dilaksanakan secara swakelola.
“Program revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan mendukung proses pembelajaran yang efektif,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, lanjut Roni, pemerintah pusat akan segera menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi pihak-pihak terkait, guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan.
Sementara itu perwakilan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat, Sugito Adiwarsit, mengatakan, bimtek revitalisasi sekolah akan segera dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan awal program.
“Semoga akan segera terealisasikan tahun ini, mohon doanya,” kata Sugito.
Program revitalisasi memiliki nilai strategis karena menyasar ratusan sekolah sekaligus, yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi ribuan siswa di Kabupaten Cirebon.
Selain itu, keterlibatan pemerintah pusat melalui APBN menunjukkan adanya perhatian serius terhadap pemerataan kualitas pendidikan di daerah.
“Dengan adanya program ini, diharapkan kondisi infrastruktur sekolah di Kabupaten Cirebon semakin memadai, sehingga mampu menunjang proses belajar mengajar yang lebih optimal serta menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















