SUARA CIREBON – Pemerintah Desa Battembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, akhirnya melakukan pemagaran dan pemasangan spanduk di lahan kosong bahu Jalan Pantura (By Pass Tengahtani) yang dijadikan lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar.
Pemagaran lahan yang masuk wilayah Blok Simega Desa Battembat itu dilakukan secara swadaya, setelah berita tentang tumpukan sampah menggunung di pinggir jalan utama By Pass, Tengahtani itu, viral di berbagai platform media sosial.
Kuwu Desa Battembat, Moh Kholid, menjelaskan, pemagaran bertujuan agar tidak terjadi kembali penumpukan sampah liar di lokasi tersebut.
“Selain pemagaran, kami juga memasang spanduk sebagai edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sini, karena ada sanksi bagi yang terbukti melanggar,” ujar Kholid, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurut Kholid, tumpukan sampah di jalan tersebut disebabkan oleh warga yang tidak bertanggung jawab.
“Mereka menjadikan lahan kosong sebagai tempat pembuangan sampah. Padahal lokasi tersebut memang bukan TPS hanya lahan kosong di pinggir jalan, Jadi jelas bukan lokasi atau tempat untuk penampungan sampah,” tegasnya.
Kholid mengakui, keberadaan sampah liar tersebut sangat berdampak bagi masyarakat sekitar khususnya para pengguna jalan. Karena, menurutnya, selain mengeluarkan bau yang kurang sedap, juga kurang enak dilihat terlebih berada di pinggir jalan utama Cirebon-Jakarta dan Cirebon-Bandung.
Pihak Pemerintah Desa pun melakukan kordinasi dengan DLH Kabupaten Cirebon untuk dilakukan pengangkutan sampah.
“Saya berharap setelah adanya pengurasan sampah ini, tidak ada lagi warga yang membuang sampah di tempat tersebut. Kami atas nama pemerintah desa meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik di tempat yang bukan peruntukannya dan saluran-saluran air. Mari kita bersama-sama jadikan Desa Battembat bebas buang sampah sembarangan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, tumpukan sampah menggunung di pinggir jalan utama By Pass, Tengahtani, Kabupaten Cirebon, viral di sejumlah platform media sosial dan aplikasi percakapan.
Volume yang telah sangat banyak menyebabkan tumpukan sampah sampai luber ke badan jalan By Pass. Sampah di pinggir jalan ini sangat menganggu terutama pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, sampah sengaja dibuang sembarangan. Sebab tidak terlihat bak sampah di lokasi tersebut. Dugaan sementara sampah berasal dari pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Salah satu pedagang yang ada di sekitar lokasi Sari mengaku, awalnya hanya ada sedikit namun semakin banyak. Ia menduga sampah sengaja dibuang sembarangan oleh pedagang yang melintas.
“Rata-rata sampah plastik asalnya kemungkinan dari luar karena ada di jalan utama Cirebon,” tuturnya.
Sari menduga, sejumlah warga sengaja membuang sampah di lokasi tersebut. Pasalnya, pedagang dan warga sekitar biasanya membuang sampah di TPS milik desa atau diambil oleh petugas yang berkeliling setiap harinya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















